Keberadaan Devi Si Penipu Cantik Masih Misterius

devi-meliasari-pelaku-penggelapan-pajak-samsat
Devi Meliasari, pelaku penggelapan pajak SAMSAT Palembang

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG – Kasus penggelapan pajak yang dilakukan Devi hingga kini masih terus bergulir dan sudah ada tujuh laporan polisi yang masuk ke Polresta Palembang dari laporan para korbannya. Namun, hingga saat ini belum diketahui keberadaan Devi sejak kasus ini mencuat ke publik.

Dari informasi yang dihimpun, ternyata rumah orangtua Devi berada di kawasan Jalan A Rivai Palembang. Kedua orangtua Devi merupakan pedagang pempek yang menjual pempek di depan rumahnya.

Keluarga Devi hidup sederhana dan jauh berbeda dengan penampilan Devi yang terlihat high class dan membawa tongkrongan Honda Jazz saat bekerja. Pergaulan keluarga Devi dengan tetangga juga dikenal baik dan ramah dengan tetangga.

Tetapi, tidak banyak yang tahu jika kasus ini muncul terkait sepak terjang Devi terhadap wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraannya di Samsat Palembang.

“Kami juga masih mencari tahu tentang Devi, meski bukan untuk penyelidikan, tetapi perlu juga mengumpulkan informasi agar kasusnya bisa terpantau,” ujar seorang perwira polisi yang bertugas di Samsat Palembang enggan menyebutkan namanya, Senin (17/11).

Menurutnya, informasi yang diperolehnya jika memang orangtua Devi masih berada di Palembang. Orangtuanya tetap berjualan seperti biasa dan kemungkinan sedikit terganggu dengan pemberitaan mengenai Devi akhir-akhir ini.

Tetapi, ia juga belum mendapat informasi jika Devi masih berada di Palembang. Karena sejauh ini, informasi yang berhasil dipeeroleh jika Devi masih berada di Batam dan berada di rumah kakak perempuannya yang ada di sana.

“Kalau surat pemanggilan terhadap Devi, itu urusan penyidik di Polresta. Wewenang penyidik untuk mengusut kasus Devi, karena itu memang ranahnya Polresta lantaran korban melapor ke sana. Selain itu, isu Devi sudah ditangkap juga tidak terbukti,” ungkapnya.

Meski Polresta Palembang telah melayangkan surat pemanggilan terhadap Devi untuk dimintai keterangan, namun belum ada tanda-tanda adanya kemunculan Devi.

Jangan Pakai Jasa Calo

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova ketika ditemui di ruang kerjanya menuturkan, adanya kasus ini memang menjadi perhatian tersendiri. Terlebih dengan banyaknya jumlah korban.

“Pada intinya, penyidikan dilakukan Polresta Palembang. Sedangkan Polda hanya mengback up saja, pastinya koordinasi terus berjalan agar kasus ini dapat diselesaikan,” katanya.

Selain itu, Djarod mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan pembayaran pajak kendaraan lebih baik mengikuti proses yang telah ada. Karena untuk saat ini proses pembayaran pajak kendaraan jauh lebih mudah dan prosesnya juga mudah.

Hanya menunggu beberapa menit, proses pembayaran pajak sudah dilakukan dan bukti pajak sudah dapat diterima wajib pajak. Sehingga, sangat tidak diperlukan berurusan dengan calo yang menawarkan proses yang cepat.

“Tidak susah lagi mengurus pajak, bila syarat lengkap maka proses juga bisa cepat. Jangan sekali-kali ditawarkan bisa mengurus pajak dengan cepat, padahal proses pembayaran pajak memang sudah cepat,” pungkasnya.

SUMBER:(TRIBUNSUMSEL.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.