Jalan lintas Muara Dua di kampung III Desa Batu Putih kecamatan Baturaja Barat, OKU yang amblas sudah diperbaiki. Kini dilakukan tambal sulam menggunakan tanah dan pasir bercampur batu (sirtu).
Sistem perbaikan tersebut dikeluhkan warga. Pasalnya, perbaikan tambal sulam sebenarnya sudah sering dilakukan di daerah tersebut.
Namun, hasilnya tak maksimal. Jalan yang menghubungkan Baturaja-Muara Dua itu selalu amblas. Terutama saat musim hujan.
“Ditambal pakai aspal saja masih amblas, apalagi pakai tanah seperti ini. Kami yakin gak bakalan lama. Hanya akan menambah beban bahu jalan, ” kata pengguna jalan, Surip, warga Rantau Kumpai kecamatan Sosoh Buay Rayap.
Nah, warga berharap Pemerintah Provinsi dapat dibangun jembatan. Atau dipasang bronjong dan gorong-gorong.
Kades Batu Putih, Najuli mengatakan, pihaknya mengusulkan tiga cara perbaikan ruas jalan yang rusak.
Diantaranya membuat jalan baru dibawah tower sinyal atau pembangunan jembatan melintang dan Box Culvert.
“Karena dibawah jalan itu ada mata airnya. Jadi tiga usul tersebut diharapkan terealisasi. Karena, selama ini warga dan pengguna jalan dibayangi ke khawatiran,” harap Najuli.
Sementara, Kepala Bidang pemeliharaan dan jalan PUBM OKU, Muzaim mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi. Agar, bisa segera memperbaiki jalan di Batu Putih.
“Karena jalan tersebut tanggung jawab provinsi. Mungkin tambal sulam itu sifatnya sementara. Karena, perbaikan jalan tersebut perlu perencanaan yang matang dan dana yang lumayan besar,” kata Muzaim.
Dia menambahkan, ada beberapa faktor mudahnya jalan tersebut amblas. Salah satunya kontur tanahnya. Dimana dibawahnya ada aliran air, sehingga tanah mudah amblas.
“Air tak hanya lewat gorong-gorong saja yang ada di bawah jalan tersebut. Tapi, juga bisa meresap lewat tanah bawah aspal jalan, sehingga berpotensi turun,” pungkasnya. (palembang-pos)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi