Digertak Wacik, Mubarok ‘Ngeper’

JAKARTA – Ahmad Mubarok ternyata ‘ngeper’ juga setelah Jero Wacik, Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, mengatakan nasibnya segera diputus Dewan Pembina Partai Demokrat, lantaran hadir di deklarasi ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Setelah sebelumnya dengan keras mengecam ancaman sanksi bagi kader Partai Demokrat yang bergabung ke PPI, kini anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu dengan nada rendah menyatakan, ormas PPI yang digagas Anas Urbaningrum, tidak akan bertahan lama.

“Ormas Anas itu ibaratnya penyanyi jalanan, ramai, menarik, membuat macet sedikit, tapi tidak lama,” kata Mubarok ketika ditemui dalam acara peringatan ulang tahun ke-4 Soegeng Sarjadi School of Government, di Jakarta, Kamis (19/09).

Menurut perhitungan Mubarok, PPI hanya berumur sekitar dua minggu sebelum akhirnya tidak kelihatan lagi.

AHMAD MUBAROK

AHMAD MUBAROK

Di sisi lain, Mubarok menyesalkan ‘larangan’ bagi kader Partai Demokrat bergabung ke PPI. Mubarok mengaku tidak sepandangan dengan Ketua Harian Partai Demokrat Syarif Hasan, yang melarang anggota partai mengikuti ormas bentukan Anas ini.

Mubarok berharap, bagi petinggi Partai Demokrat yang berpendapat perlu adanya sanksi bagi kader yang bergabung dengan PPI, harus mengubah cara pandangnya. Apalagi, jika kadernya sendiri dianggap sebagai pembelot.

“Kacamatanya yang harus diganti dari kacamata politik ke kacamata kebudayaan. Kalau lihat parpol, pakai kacamata politik. Kalau lihat ormas, pakai kacamata kebudayaan dong,” ujar dia.

Menurut Mubarok, tak ada yang perlu ditakutkan oleh Partai Demokrat, sebab, ormas bentukan Anas ini tujuannya bukan untuk berpolitik. Apalagi menggembosi partai Demokrat. Menurut Mubarok, sangat tidak masuk akal jika bergabung dengan PPI dianggap melanggar etika politik. (baratamedia)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016