*Beberapa SKPD Ngeluh
Kayuagung, Mungkin belum lupa dari ingatan sebagian masyarakat Sumsel, betapa mulia dan dermawannya, sosok Ir H Ishak Mekki, yang kini menjabat Bupati OKI, sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel, betapa tidak, pada Lebaran Idul Adha 1433 H lalu, ia menyumbang hewan kurban berupa sapi ke beberapa daerah di Sumatera Selatan.
Tapi belakangan hewan kurban sumbangan tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan dinas dan instansi di lingkungan Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI). Pasalnya salah seorang pegawai dinas tertentu mengatakan kalau mereka dimintai untuk menyumbang sapi, dan mengenai sumber uangnya mereka diharuskan mencari sendiri entah dari rekanan atau menyisihkan uang proyek.
Salah seorang sumber yang meminta namanya dirahasiakan, mengatakan pihaknya telah memberikan sapi kepada Ishak Mekki untuk dibagikan kepada masyarakat. “Kami merasa terpaksa karena kami harus mengumpulkan uang tersebut mulai dari mengemis kepada rekanan serta menyisihkan uang proyek,” keluhnya.
Sementara itu, sumber lain yang berhasil dikonfirmasi Wartawan Jurnal Sumatra membenarkan adanya sumbangan tersebut, dan tidak banyak komentar sumber yang juga meminta namanya dirahasiakan ini memberikan surat dinas Atas Nama (AN) Bupati OKI yang mengucapkan terima kasih atas sumbangan tersebut.
Surat Dinas Bupati OKI perihal ucapan terimakasih dengan isi kalimat “Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha Minal Aidin Walfaizin Mohon maaf lahir dan batin. Selanjutnya kami sampaikan juga ucapan terimakasih atas perhatian saudara terhadap kaum fakir miskin yang akan menikmati daging kurban di hari raya tersebut, dimana saudara telah ikut berpartisipasi membantu terkumpulnya hewan kurban tahun ini” Demikian surat yang ditandatangani oleh bupati OKI dalam bentuk dinas itu.
Adapun dalam lampiran surat tersebut dituliskan nama-nama kepala dinas, Kabag yang memberikan sumbangan. Dalam lampiran tersebut terkumpul sapi 17 ekor, dan uang Rp281.150.000 ditandatangani oleh Kabag Kesra H Fachruddin Tauhid, Ir H Ruslan Bahri MT, Sekda OKI sebagai pihak yang mengetahui. Ketua Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Indonesia Madani (Indoman) Ir Amrizal Aroni, mengutuk perbuatan tersebut.
“Ini namanya Kurban mengorbankan orang lain,” tegasnya ketika dimintai komentar wartawan Jurnal Sumatra.
Pihak berwajib harus mengusut ini karena kita harus mempertanyakan uang yang dibelikan sapi tersebut ditakutkan menggunakan anggaran APBD, karena berdasarkan data yang kami lihat surat ucapan terimakasih tersebut ucapan kedinasan dan menggunakan nota dinas. (jurnalsumatra/ata/rico)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
