ARIFIN, KOPRAL YANG BERPANGKAT JENDERAL

BRIGJEND ARIFIN/ RMOLSUMSEL

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA. Penampilan Low Profile, dan sikapnya yang ramah, terkadang membuat orang lain tak mengetahui  bahwa sejatinya dirinya adalah sosok Perwira Tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi dan kini menduduki jabatan sebagai Plt.
Deputi Kebijakan dan Strategi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Deputi Jakstra Bakamla RI) yang berkantor di Jalan Dr. Soetomo-11, Jakarta Pusat.

Tak disangka tak dikira, Arifin yang merupakan putra ketiga dari enam bersaudara dari pasangan H. Hanaping dan Hj. Rukyah yang terlahir di Makassar (1960) ini mampu meraih dan menyandang  pangkat Brigadir Jenderal dengan lambang bintang satu di pundaknya. Bahkan kini tengah menduduki jabatan promosi bintang dua.

Awalnya adalah seorang prajurit marinir. Alumnus SMAN-3 Makassar (1979) ini begitu lulus sekolah langsung  mendaftarkan diri ikut tes Secatam Wamil TNI-AL 1979, lulus pendidikan kemudian dilantik menjadi Prajurit Korps Marinir dengan pangkat Prajurit Dua Marinir (Prada Mar) pada tahun 1980 dan ditempatkan sebagai anggota Batalyon Infanteri 3 Korps Marinir.

Selang beberapa saat  menjadi anggota Batalyon Infanteri 3 Korps Marinir TNI AL, Prajurit yang terkenal pemberani ini mendapat kepercayaan untuk melaksanakan tugas perang (Oprasi Saber Pasmar 11 ) di Timor Timur (sekarang Timor Leste) hingga tahun 1981. Tugas tersebut merupakan Satgas Satmararma yang pergerakannya dari Surabaya ke Tim Tim menggunakan KRI Ratulangi.

Sepulang dari melaksanakan tugas perang inilah, prajurit yang selalu mengedepankan sikap disiplin  ini mendapat kesempatan untuk mengikuti tes masuk AKABRI.

Alhasil, Arifin dinyatakan lulus masuk AKABRI dan diterima pada matra Polisi hingga lulus pendidikan pada tahun 1987 dan langsung ditempatkan sebagai Pamapta Res Kotawaringin Barat Polda Kalselteng.

Waktu terus bergulir. Setelah lulus dalam menempuh S1 di PTIK Jakarta (1993-1995), suami dari Hj. Ariani A. Arifin ini selalu memanfaatkan waktu di luar jam kedinasan untuk selalu belajar dan belajar. Kala itu ayah dari Ardian Oktobrata Arifin dan Widyasari Febrina A. Arifin itu menimba ilmu hukum pada program pasa sarjana (S2) di UVN Jakarta (2011-2013).

Seusai ditugaskan sebagai Pamapta Res Kotawaringin Barat Polda Kalselteng, dia sempat menjabat sebagai Kasat Serse Res Kobar Polda Kalselteng, Kasat Serse Resta P. Raya Polda Kalselteng, Kapusdalops Res Fak fak Polda Irja, Kanit ll Resum Polda Sulsel, Kabbag Ops Sesditserse Poda Sulsel, Wakapolres Maros Polda Sulsel, Wakapolres Polmas Polda Sulsel, Kabag Sabhara Polda Kaltim, Kasubdit Binops samapta Polda Kaltim.

Kemudian menjadi Kapolres Bontang Polda Kaltim, Kapolres Balik Papan Polda Kaltim, Wadir Reskrim Polda Kaltim, Analisis Utama Bid TNCC Bareskrim Polri, Dir Narkoba Polda Kaltim, Analisis Utama Kebijakan Bareskrim, Kabag Anev Bid Akademik STIK-PTIK, Dir Reskrimsus Polda Jatim, Irbid Jemen Opsnal l Itwil V Itwasum Polri, Irwasda Polda Maluku, Kepala Unit Penindakan Hukum Bakamla RI, dan kini menjabat sebagai Plt. Deputi Jakstra Bakamla RI.

Atas dedikasi dalam pengabdiannya kepada Negara dan bangsa, Pati Polri bermelati satu ini telah dianugerahi sejumlah tanda jasa, antara lain SL. Kesetiaan 8 tahun, SL. Kesetiaan 16 tahun, SL. Kesetiaan 24 tahun, SL. GOM Raksa Dharma, dan SL. Seroja.

Sumber: Rmolsumsel/RAHMAD RAMLI [rhd]

Posted by: Admin Transformasinews.com