TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Gelombang protes terus berdatangan dari penggiat LSM dan pemuda Kabupaten Muratara, hal tersebut berkaitan dengan penganiayaan yang dilakukan oknum Kasipidsus Kabupaten Muba, salah satu pemuda Kabupaten Muratara angkat bicara dan mengutuk keras pelaku penganiayaan sopir dan ajudan Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Zulham Efendi dan endang berangkat menuju Kota Palembang, dalam tujuan dinas, dalam tugas yang diembannya, sopir dan ajudan Wabub Muratara tidak menyangka kalau dirinya akan tertimba musibah.
Abdul Azis ( 35 ) salah satu pemuda muratara yang cukup diperhitungkan dalam perjuangannya, sangat mengutuk keras tindakan yang dilakukan oknum Kejari Muba terkait kasus penganiayaan yang disertai pengeroyokan kedua korban.
“Saya atas nama pemuda Muratara mengutuk keras atas tindakan yang tidak beradab yang di lakukan oleh Kasi Pidsus Kejari Muba dan rombongan yang telah melakukan tindakan main hakim sendiri dengan melakukan pengeroyokan kepada sopir wakil bupati Muratara.”ungkapnya.
Sungguh ini perbuatan tercela dan memalukan, bagaimana mungkin seorang penegak hukum melakukan kekerasan fisik seperti ini. Perbuatan ini mencoreng Intitusi kejaksaan, pihak kepolisian harus segera memproses laporan ini secara cepat, transparan dan berkeadilan.”tegasnya.
Kita minta Kejaksaan Tinggi Sumsel untuk mencopot Kasi Pidsus Muba dari jabatan nya serta memberikan sanksi berat kepada Oknum jaksa yang lain yang terlibat dalam kasus ini. Ini bagian potret Buram dan Ugal-Ugal oleh penegak hukum khusus Intitusi kejaksaan.”Tutupnya.
Sumber:Zonamerdeka(red)
Posted by: Admin Transformasinews.com
