Di KPK Berkumandang Seruan Adili Alex Noerdin

 

 

TRANSFORMASINEWS, JAKARTA.  Sepak terjang Alex Noerdin, mulai dari menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin sampai sebagai Gubernur Sumatera Selatan (2008-2013), dibumbui dengan isu penyimpangan uang negara.

Begitu dikatakan Koordinator Aksi Komando Masyarakat dan Pemuda Se-Sumatera Selatan (Kompass), Ogi, di depan kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Senin, 28/1). Ogi datang bersama sekitar 100 orang demonstran.

Ya, di Jakarta, nama Alex Noerdin digoyang sementara di saat bersamaan rakyat Sumatera Selatan sedang bersiap menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel pada Juni 2013.

Ogi katakan, berdasarkan temuan BPK selama 2002-2008 setidaknya ada 20 pos anggaran yang dikorupsi Alex. Total kerugian negaranya diperkirakan hingga mencapai Rp 50 milliar.

Pos yang jadi ladang korupsi seperti proyek wisma atlet SEA Games; dana Askes untuk keluarga miskin; pengadaan Alkes di RSUD Sekayu; mark up pengadaan kendaraan roda empat; mark up pengadaan kendaraan roda empat; pembangunan jembatan Belly; mark up Operasional Bupati serta penunjukkan langsung atas pengadaan barang dan jasa.

“KPK harus menangkap dan menyeret Alex Noerdin ke meja hijau Pengadilan Tipikor,” seru Ogi.

Massa membawa spanduk besar dan poster. Salah satu poster besar yang dibawa bertuliskan “Tangkap dan Adili Alex Noerdin pemalak proyek Wisma Atlet Rp 5 Milliar”. Di belakang poster itu tertempel foto Alex Noerdin memakai tanduk dan memakai baju tahanan.

“Kami juga menuntut KPK untuk menyita seluruh harta dan aset Alex Noerdin,” tandasnya.

Meski menutup sebagian badan jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, aksi massa tidak membuat jalan di depan KPK tersendat. Sementara polisi cukup longgar mengamankan jalannya aksi dan lalu lintas. 

Sumber: RMOL/AR

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016