Yani: Sudrajat Bisa Tak Jadi Hakim Agung Seumur Hidup

Jakarta  – Kandidat calon Hakim Agung Sudrajat Dimyati kontan jadi bulan-bulanan pemberitaan media massa setelah ada dugaan dia melobi anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi PKB Bahrudin Nasor, di toilet Gedung Nusantara II DPR-RI.

Pertemuan di toilet itu disebut-sebut untuk memuluskan Sudrajat menjadi Hakim Agung, meski kedua belah pihak, dalam jumpa pers kemarin sepakat membantah tuduhan itu. Bantahan itu diamini oleh anggota Komisi III DPR-RI Ahmad Yani. Menurut Yani, tidak ada pembicaraan atau lobi-lobi dari pertemuan antara Sudrajat dan Bahrudin tersebut.

Ilustrasi MK

Ilustrasi Hakim Agung

“Itu ‘kan sudah diklarifikasi, jadi enggak ada masalah. Dari pemberitaan itu yang dahsyat. Bukan pertemuan itu yang dahsyat,” kata Yani kepada Sayangi.com, Jumat (20/9). Yani melihat bertemunya Sudrajat dan Bahrudin di toilet tersebut hanya faktor kebetulan belaka. Sudrajat sendiri, kata Yani, sudah mengklarifikasi bahwa bertemunya dia dengan Bahrudin bukan untuk lobi.

“Kasihan sama pemberitaan itu. Dahsyat betul soalnya, karena bisa menyebabkan Pak Sudrajat tidak akan terpilih. Jadi korban pemberitaan yang faktanya belum benar. Bisa seumur hidup dia tidak akan menjadi hakim agung. Betapa dahsyat dan dzolimnya pemberitaan itu,” katanya. (sayangi)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016