
Beberapa pengurus Kadin tahun 2015-2020 yang dipimpin oleh Ketua Umum Rosan Perkasa Roeslani mendatangi gedung KPK (4/4) dengan pakaian tugas serba putih.
Dikatakan Roslan, Kadin ingin meningkatkan koordinasi dengan KPK terutama terkait pencegahan korupsi di sektor swasta. Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pun dirancang demi mengkonkretkan koordinasi yang dijalin antara keduanya.
Hanya saja, menyangkut masalah pengusaha yang banyak terjerat kasus korupsi, Bambang Soesatyo selaku Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antarlembaga Kadin Indonesia yang juga datang ke gedung KPK punya anggapan yang sedikit berbeda.
Dia mengungkapkan bahwa pengusaha kerap dihadapkan pada posisi yang serba salah.
“Pengusaha kan banyak kena tersangka di kasus korupsi. Posisi mereka rumit. Tidak kasih sumbangan, salah. Kasih sumbangan malah kena Operasi Tangkap Tangan (OTT),” tutur Bambang.
Sumber: CNN Indonesia/Bimo Wiwoho (chs)