Sengman Tjahja, nama pengusaha asal Pelembang yang melesat namanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, disebut-sebut sering jual nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono, ketika menjadi broker kuota daging impor di Kementerian Pertanian dan jajaran PKS untuk kepentingan PT Indoguna Utama, pada 2011, lalu.
Hal di atas di amini H.Harris Thahir. Memang benar, ketika ngurus kuota daging impor di Kementerian Pertanian, pada 2011 lalu,saya dapat informasi Sengman sering jual nama Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, ungkap H Harris Tharis yang juga Ketua Umum Majelis Dzikir SBY Nurusalam kepada Koran Kota, Minggu,(1 September 2013).
Menurut H.Harris Thahir, belakangan mungkin setelah ketahuan sering jual nama SBY dan Ibu Ani , nama Sengman menghilang dari peredaran sebagai broker kuota daging impor di Kementerian Pertanian. Buktinya, Indoguna langsung berhubungan dengan Ahmad Fathanah.
Sengman Tjahja, nama pengusaha asal Pelembang melesat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, setelah Ridwan Hakim,putra keempat dari Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, menyeret nama Sengman dalam kasus dugaan korupsi impor daging sapi yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ridwan yang hadir sebagai saksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah menyebutkan pernah memberikan uang sebesar Rp40 miliar kepada Sengman. Namun yang mengagetkan publik, Ridwan menyebut Sengman sebagai utusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (korankota)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
