
SKETSA ILUSTRASI SERAGAM/NET
TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG.Ketua LSM Bareta Indonesia perwakilan Prov Sumsel mendesak penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan pengadaan baju dinas harian fiktif pada Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) TA 2016, di satuan kerja BAGIAN UMUM DAN PERLENGKAPAN SEKRETARIAT DAERAH KAB. OKU SELATAN.
“terkait dengan masalah ini sebelumnya lembaga Kami telah melakukan klarifikasi ke pihak terkait atas dasar undang undang keterbukaan informasi public serta wujud dari control social dari masyarakat terkait pelaksanaan program kerja aparatur pemerintah dalam penggunaan keuangan Negara di lingkungan kepemerintahan kabupaten Oku Selatan tahun anggaran 2016.
Namun sampai saat ini tidak ada juga jawaban secara tertulis sehingga segala temuan lembaga kami tersebut kami anggap benar ” ujar Boni Belitong selaku ketua LSM Bareta Perwakilan Prov Sumsel kepada wartawan Selanjutnya “ untuk menunjang kebenaran dari masalah ini sebelum di lakukan klarifikasi, lembaga kami telah melakukan investigasi kelapangan bahwa pengadaan baju dinas harian yang telah menghabiskan anggaran Rp 3.522.600.000,00.
Dengan waktu kerja di lakukan sejak tanggal 11 November 2016 oleh PT.Cahaya Kencana Mas beralamat Jl.Raya Penggilingan Komp. PIK Blok E Barak Kerja No.83, RT/RW 002/003 Kel.Penggilingan, Kec.Cakung – Jakarta Timur – DKI Jakarta sampai sekarang ini di duga tidak jelas keberadaannya, ”jelas Boni Belitong“.
Dengan adanya dugaan fiktif/setidaknya mar up anggaran pengadaan baju dinas harian tersebut lembaga kita bukan untuk mengatakan persentase kerugian Negara, karena ketentuan itu merupakan wewenang dari BPK RI dalam melakukan auditnya, dan itu pun jika pengadaan tersebut kena dalam random audit.
Tapi jika tidak tersentuh berarti dugaan pelanggaran yang di lakukan bisa berjalan dengan aman aman saja, ”pungkasnya Kemudian“ dalam mencari kebenaran dalam masalah tersebut dengan dukungan pembuktian di lapangan melalui investigasi tim yang solid sangat terlihat jelas, bahwa pengadaan baju dinas harian di lingkungam ASN pemkab Oku selatan.
Sejak tanggal kontrak di lakukan sampai akhir tahun 2016 serta di tambah lagi lima puluh hari waktu kerja berdasarkan uu pengadaan barang dan jasa terbaru wujud untuk baju dinas harian ini tidak juga Nampak keberadaannya, oleh karena itulah pihak Lsm Bareta Indonesia perwakilan Prov Sumsel menindaklanjuti kejalur hukum yang tertinggi di Sumatera Selatan.
Laporan: Tim Redaksi
Posted by: Admin Transformasinews.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi