Bupati Muara Enim saat melantik Sekda dan Kadisdikbud/ RMOLSumsel
TRANSFORMASINEWS, MUARA ENIM. Setelah dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 tahun 2014 tentang tata cara pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (setingkat eselon II) harus dilakukan seleksi secara terbuka di lingkungan pemerintah maka Kabupaten Muara Enim merupakan yang pertama di Propinsi Sumatera Selatan.
“Kita semua patut berbangga karena seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut, Kabupaten Muara Enim adalah Kabupaten/ kota di Sumsel yang pertama kalinya menyelenggarakan peraturan tersebut,” terang Ir Muzakir Sai Sohar saat melantik kedua pejabat eselon II yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Hasanudin, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Muara Enim Drs Muzakar, di Balai Agung Serasan Muara Enim, Selasa 19/5.
Dikatakan Muzakir, Kenyataan tersebut tidaklah berlebihan mengingat Kabupaten Muara Enim merupakan pilot project pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia.
Tentunya atas prestasi yang dicapai Kabupaten Muara Enim sudah ada beberapa kabupaten /kota sengaja untuk melakukan studi banding untuk belajar terkait tentang bagaimana tata cara pelaksanaan penyeleksian dalam melakukan lelang secara terbuka.
Dalam seleksi jabatan tersebut, sambung Muzakir, tentunya sudah melalui berbagai tahapan penyeleksian yang cukup ketat, sehingga menghasilkan 3 orang calon dikedua institusi tersebut.
Dengan memperhatikan rekomondasi dari panitia seleksi dan berbagai pertimbangan saya selaku pejabat pembina kepegawaian harus memutuskan untuk memilih kedua pejabat yang baru dilantik ini.
Kepada pejabat yang tidak terpilih diharapkan jangan kecewa karena pemerintah kabupaten Muara Enim masih sangat membutuhkan tenaga dan pemikiran yang sedang di emban saat ini.
Sementara itu, Hasanudian selaku Sekda terpilih kepada wartawan usai pelantikan mengatakan, birokrasi dan reformasi yang sedang berjalan pada saat ini kedepan akan dievaluasi.
“Kemudian kinerja yang dilakukan setiap tiga tahun terakhir juga akan dilakukan evaluasi, dari upaya tersebut nantinya akan bisa dilihat sejauh mana pencapaian kinerja tersebut apakah meningkat atau menurun,” ucapnya.
SUMBER:(RMOL/AR)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi