
Manager PLN Rayon Muaraenim, Rully Patria. Dok.Foto : Transformasinews.com/Denni K
TRANSFORMASINEWS.COM MUARA ENIM. Mengatasi permasalahan tunggakan pembayaran tagihan bulanan yang kerap terjadi, PLN Rayon Muaraenim sarankan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Muaraenim dan Masyarakat untuk menggunakan Kwh Prabayar.
Dikatakan Manager PLN Rayon Muaraenim, Rully Patria, pihaknya sudah melakukan sosialisasi migrasi dari awalnya menggunakan kwh lama ke kwh prabayar. “Seperti yang sudah kita lakukan di perumahan bidan di daerah Tanjung Agung.
Semuanya saat ini sudah menggunakan Kwh prabayar. Kita juga berharap, dinas dan instansi pemerintah lainnya akan melakukan hal yang sama,” ujar Rully, Jumat (21/7).
Dijelaskannya, penggunaan kwh prabayar tidak jauh berbeda dengan kwh lama. “Hanya kwhnya yang kita ganti dengan yang baru. Untuk nilai kwhnya juga sama dengan yang lama,” tambahnya.
Selain itu, lanjutnya lagi, bukan hanya instansibsaja yang disarankan menggunakan kwh prabayar, masyarakat umum pun disarankan menggunakan kwh tersebut. “Saat ini ada kekhawatiran masyarakat dalam menggunakan kwh baru, atau yang biasa masayarakat katakan “listrik token”.
Kesulitan dalam memasukan pulsa dan kehawatiran bila kehabisan pada saat malam hari,” terangnya. Padahal, sambungnya, pada sistem yang digunakan pada kwh yang baru saat ini, pemberitahuan daya pada kwh akan ditandai dengan bunyi pada tiga hari sebelum berakhirnya masa.
“Jadi masih ada waktu untuk kita mengantisipasi. Dan untuk memasukan pulsanya pun bisa dibantu menggunakan android,” terangnya. Saat ini pihak PLN terus mensosialisasikan ke masyarakat untuk migrasi dari kwh lama ke kwh baru. Proses migrasinya pun tergolong gampang.
Pelanggan hanya harus menyiapkan materai dan KTP. “Itu tidak dikenakan biaya sepeserpun saat akan mengganti kwh. Tinggal datang kekantor dan petugas akan memprosesnya,” pubgkas Rully.
Laporan: Denni K
Editor: Nurmuhammad
Posted by: Admin Transformasinews.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi