Kapolda Tindak Tegas Kapolres Way Kanan

Kapolda Lampung Irjend Pol Sudjarno

TRANSFORMASINEWS.COM, LAMTIM. Kecamanan dan hinaan terhadap profesi wartawan yang dilontarkan Kapolres Kabupaten Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan terus bergulir. Endingnya meminta Kapolda Lampung Irjend Pol Sudjarno tindak tegas.

 

Ketua Forum Komunikasi Surat Kabar Mingguan Kabupaten Lampung Timur (FKSKM) Tarmizi Husen, Senin (28 /8), tegas mengecam pernyataan Budi Asrul Kurniawan, Kapolres Way Kanan yang menghina profesi wartawan yang notabenenya sebagai pilar ke empat dalam demokrasi. 

Di tempat terpisah, bersama Joni Hartawan, Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Lampung Timur menyayangkan sikap dan pernyataan seorang perwira Polri yang semestinya dapat lebih beretika. Karena menurutnya kurang etis apalagi jabatannya sebagai Kapolres atau orang nomor satu Polri di tingkat kabupaten itu merupakan orang-orang pilihan.

BACA JUGA:   http://www.transformasinews.com/ujaran-brutal-sang-kapolres-sebut-profesi-jurnalis-seperti-kotoran/

“Mestinya dapat menyampaikan pernyataan yang lebih bijak, bukan gampang jadi perwira, apalagi mimpin kepolisian di kabupaten, karena termasuk orang pilihan, kenapa kok bisa berbicara di hadapan publik seperti itu,” terang Joni Hartawan.

Di Polres Lampung Timur, Irjend Sudjarno Kapolda Lampung saat berkunjung menjelang perpisahannya, kepada sejumlah awak media, dengan jiwa besar sang Kapolda menyampaikan permohonan maaf atas adanya pernyataan Kapolres Way Kanan atas dugaan penghinaan profesi wartawan sebagai pilar ke empat demokrasi.

BACA JUGA: http://www.transformasinews.com/mengatakan-wartawan-taik-kucing-ijti-lampung-minta-kapolres-way-kanan-cabut-pernyataanya-segera/

Bukan hanya itu, Irjend Sudjarno itu juga mengaku telah menindaklanjuti perihal tersebut, justru sebelum ada pihak-pihak yang melapor Kapolda telah melangkah. Diantaranya AKBP Budi Asrul Kurniawan telah diperintah menghadap Propam Polda.

Sumber: Radarlamtimnews.com (ris)

Posted by: Admin Transformasinews.com