TRANSFORMASINEWS,MARTAPURA– Untuk meningkatkan kapasitas dan kehandalan penyaluran energi listrik di wilayah Martapura dan sekitarnya,sejak awal September lalu pembangunan Gardu Induk (GI) kapasitas 30 Megawatt dimulai . Hal itu diungkapkan kepala PLN WS2JB rayon Martapura,Agung Fajar santosa ,saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pembangunan GI,Rabu (1/10/2014).Menurutnya,pembangunan GI itu dilakukan oleh pihak PLN melalui dana APBN dan ditargetkan dalam kurun waktu 8 bulan selesai. “Jika tidak ada halangan pertengahan tahun 2015 pembangunan GI itu rampung dan sudah bisa dioperasikan untuk melayani kebutuhan listrik di seluruh wilayah Martapura,”ujarnya.
Pembangunan GI tersebut,lanjut Dia, dibangun diatas lahan seluas 3 hektare dan lokasinya di Kotabaru tidak jauh dari perkantoran Pemkab OKU Timur. “Saat ini, di lokasi sudah dilakukan land clearing (pembersihan lahan –red) untuk persiapan pengerjaan sekaligus droping material komponen GI,”terangnya.
Agung menegaskan yang jelas pembangunan GI tersebut efeknya mengurangi tegangan yang tidak stabil (redup-red) atau spaning rendah. “Pasokan penambahan daya tersebut akan disalurkan bagi pelanggan listrik mulai dari Rasuan,Bp Bangsa Raja,Buay Madang,Bp Peliung,Martapura,Bunga Mayang dan kecamatan jayapura,”jelasnya.
Saat ditanya kapasitas Gardu Induk 30 Megawatt dapat melayani berapa pelanggan,menurut Agung,sekitar 45.000 pelanggan listrik. “Artinya ditambah pasokan GI lainnya,yaitu GI baturaja ,Blambangan Umpu dan GI Gumawang mudah-mudahan kebutuhan listrik yang dibutuhkan pelanggan di wilayah Martapura bisa tercukupi semua,”tandasnya.
Terpisah Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) OKU Timur,Ir Yos Sugiono saat dikonfirmasi membenarkan pembangunan GI tersebut. “Kita memang kekurangan daya makanya untuk memenuhi kebutuhan listrik di OKU Timur kita mengajukan ke PLN untuk dibangun GI. Dan bulan ini tahap pengerjaannya sudah dimulai dengan pembersihan lahan di lokasi pembangunan GI itu,”katanya.
Sementara ,untuk program rutin Distamben,kata Dia,tetap fokus di pemeliharaan dan penambahan lampu jalan. “Penambahan itu terutama di tempat-tempat yang strategis,daerah perbatasan,fasilitas umum dan prioritas utama untuk pelayanan masyarakat,”imbuhnya. (Yan Timur)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi