Dugaan Korupsi Berjama’ah Dinas PU.BM Provinsi Sumatera Selatan

TransformasiNews, Palembang. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumatera Selatan untuk setiap Tahun anggaran mendapat alokasi terbesar kue APBD dengan nominal ratusan milyar rupiah untuk rehabilitasi, peningkatan dan pembuatan jalan / jembatan   kabupaten dan kota di Suamtera Selatan.

 Namun disinyalir menjadi sumber kebocoran uang Negara dengan nominal milyaran rupiah karena proyek yang dilaksanakan hanya layak pakai  rata – rata  6 sampai dengan 8 bulan akibat dugaan besarnya fee proyek yang diberikan kontraktor pelaksana untuk mendapat jatah pekerjaan.

 Pada tahun 2009 dan 2010 disinyalir terjadi penjatahan proyek kepada rekanan yang berjasa membantu suksesi Pilkada Gubernur  dan disinyalir sekaligus pengumpulan dana fee proyek untuk pengembalian modal suksesi Pilkada.

 Modus operandi yang dipakai disinyalir tidaklah terlampau canggih dan dengan dugaan proses lelang di rekayasa secara sistematis agar nominal penawaran terendah yang otomatis pemenang lelang tidak terlampau jauh dari  nominal HPS yang dibuat tim teknis (konsultan) sehingga patut duga fee proyek yang diserahkan persentasenya berkisar 10 % sampai dengan 15 %.

 Adapun proyek tahun 2009 yang diduga menjadi sumber kebocoran uang negara adalah sebagai berikut :

  1. Paket proyek jalan non status Sulaiman Amin  dan komplek Denpom dengan nilai Rp. 1.950.000.000,- dan kontraktor pelaksana PT. Rizki Kencana Sukses no kontrak: 620/PEMEL/UPTD.P33-Kota Plg/109/VI/2009 PPTK : Feri Sutirma Jaya, ST.MT

Dengan kondisi saat ini dan dugaan penyimpangan :

  1. Kondisi badan jalan telah rusak  ± 60 % dan tidak laik untuk dilalui.
  2. Disinyalir mutu lapisan perkerasan dan lapisan aus (aspal hotmix) tidak sesuai dengan persyaratan teknis  material di dalam buku RKS (Job Mix Formula).
  3. Dugaan tender yang direkayasa karena disinyalir terjadi penjatahan proyek. ( selisih HPS dan penawaran terendah : Rp. (1.950.000.000 – 1.946.248.000) = Rp. 3.752.000,- atau selisih hanya 0.19%)
  4. Disinyalir terjadi kegagalan proyek dengan dugaan umur pemakaian badan jalan ± hanya 6 bulan.
  1. Paket ABT proyek jalan pemeliharaan berkala Komplek TNI AL Arafuru  dengan nilai Rp. 1.141.000.000,-  kontraktor pelaksana CV.Mahalini Jaya Manunggal no kontrak : 620/PEMEL/UPTDPJ3-Kota Plg/152/IX/2009

 Dengan kondisi saat ini dan dugaan penyimpangan :

  1. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.4.000.000,- atau hanya selisih 0,37%
  2. Disinyalir terjadi pelanggaran Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) pada Sertifikasi Badan Usaha (SBU) dimana proyek diatas 1 milyar adalah Greed 5 dengan Badan usaha PT. (perseroan Terbatas ) namun di menangkan Greed 4 dengan badan usaha CV. (Comanditer) yaitu CV. Mahalini Jaya Manunggal.
  1. Paket ABT proyek jalan pemeliharaan berkala jalan Ade Irma Nasution & Jalan Anwar sastro  dengan nilai Rp. 1.200.000.000,-  kontraktor pelaksana CV.Mahalini Jaya Manunggal no kontrak : 620/PEMEL/UPTDPJ3-Kota Plg/152/IX/2009

 Dengan kondisi saat ini dan dugaan penyimpangan :

  1. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.4.264.000,- atau hanya selisih 0,35%
  2. Disinyalir terjadi pelanggaran Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) pada Sertifikasi Badan Usaha (SBU) dimana proyek diatas 1 milyar adalah Greed 5 dengan Badan usaha PT. (perseroan Terbatas ) namun di menangkan Greed 4 dengan badan usaha CV. (Comanditer) yaitu CV. Mahalini Jaya Manunggal.
  1. Paket Pemeliharaan jalan kota Palembang Seberang Ulu, PPTK.  Erwin Aduman, ST

 Dengan  dugaan penyimpangan :

  1. Disinyalir terjadi over leving anggaran pada paket pemeliharaan berkala jalan A. Yani cs termasuk jalan Kapten Abdulah Rp. 2.010.000.000,- kontraktor PT. Indosarana Jaya No. Kontrak 620/PEMEL/UPTD-PJ3.Plg/108/VI/2009 dengan anggaran ABT pemeliharaan berkala Jl. Kapten Abdulah  Rp. 1.068.914.000,- kontraktor PT. Tanjung Raya  Abadi.no. kontrak : 620/PEMEL/UPTD-PJ.3.Plg/165/VI/2009 (bulan kontrak yang sama).
  2. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.3.721.000,- atau hanya selisih 0,18% pada kontrak PT. Indosarana Jaya paket pemeliharaan berkala jalan A. Yani Cs dan dugaan penjatahan proyek paket ABT jalan kapten. Abdulah dengan selisih HPS dan Penawaran terendah  Rp. 13.644.000,- atau hanya selisih 1,25 %.
  1. Paket Pemeliharaan jalan dan jembatan kab. Muba,  PPTK Eddy Sabani, ST  dengan  dugaan penyimpangan :
  1. Disinyalir terjadi penjatahan proyek paket jalan sekayu – batas Muara enim Rp. 2.832.567.000,- kontraktor PT. Perdana Abadi Perkasa no. Kontrak  : 620/PEMEL/UPTD-PJ3.Kab.Muba/110/VI/09 dengan dugaan selisih HPS – Kontrak : Rp. 1.766.000,- atau 0.062 % dan dugaan tumpang tindih anggaran dengan swakelola  Rp. 268.000.000,-
  1. Paket Pemeliharaan jalan dan Jembatan Kab. OKI/OI  PPTK M. Zarbani, ST dengan  dugaan penyimpangan :
  1. Disinyalir terjadi over leving anggaran pada paket pemeliharaan berkala jalan batas Plg – Kayu Agung termasuk jalan Merdeka Kayu Agung Rp. 2.260.000.000,- kontraktor PT. Bina Braga Palembang no. Kontrak : 620/PEMEL/UPTDPJ.3Kab.OKI/112/09 dengan anggaran ABT pemeliharaan berkala Jl. Merdeka Kayu Agung  Rp. 1.069.172.000,- kontraktor PT. Bina Braga Palembang No. Kontrak : 620/792/PU.BM/PEMEL/IX/09.
  2. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.871.000,- atau hanya selisih 0,035% pada kontrak PT. Bina Braga Palembang paket pemeliharaan berkala jalan Bts Plg – Kayu Agung dan dugaan penjatahan proyek paket ABT jalan Merdeka sekayu kontraktor PT. Bina Braga Palembang dengan selisih HPS dan Penawaran terendah  Rp. 3.452.000,- atau hanya selisih 0,32 %.
  3. Paket Pemeliharaan jalan dan jembatan OKU/OKUS/OKUT PPTK Ir. Ivansyah, MM dengan  dugaan penyimpangan :
  1. Disinyalir terjadi over leving anggaran pada paket pemeliharaan berkala jalan Sp. Martapura – Baturaja Rp. 2.414.276.000,- kontraktor PT. Febrian Konstruksi No. Kontrak : 620/PEMEL/UPTD-PJ.3Kab.OKU/106/VI/09 dengan dana swakelola   Rp. 100.000.000,-
  2. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.724.000,- atau hanya selisih 0,03% pada kontrak PT. Febrian Konstruksi paket pemeliharaan jalan Baturaja – Sp.
  1. Paket Pengendalian rutin dan bencana alam jalan dan jembatan Wil. II PPTK. Edyas, ST :
  1. Disinyalir terjadi over leving, indikasi proyek fiktif dan penggunaan anggaran yang menyimpang pada paket bencana alam dengan nominal Rp. 2.786.869.000,- untuk 25 paket penunjukan langsung.
  2. Anggaran Administrasi proyek sebesar  Rp. 138.621.500,- diduga terlampau kemahalan mengingat lokasi proyek sangat berdekatan.
  3. Disinyalir terdapat Back Up data yang tidak sesuai realisasi untuk pencairan dana pembayaran proyek.
  1. Paket Peningkatan jalan Plaju – batas OKI nilai kontrak Rp. 3.091.998.000,- kontraktor pelaksana PT. Kasih Karya Maknur no. Kontrak : 620/66/PUBM/PNK/2009  PPTK Ir. Nyayu Yulita dengan  dugaan penyimpangan :
  1. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan Penawaran terendah : Rp.60.391.000,- atau hanya selisih 1,91 % pada kontrak PT. Kasih Karya Makmur paket jalan Plaju – batas OKI.
  1. Disinyalir terjadi penjatahan proyek dengan indikasi selisih HPS dan penawaran terendah (kontraktor pelaksana) hanya  ≤ 3 % (rekayasa tender) yang melanggar Undang – undang No.5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta diduga terkait dengan fee proyek untuk dana Pilkada   :
    1. Peningkatan jalan Kapten A. Rivai, PPTK : Ir. Agustiono, nilai kontrak                      Rp. 1.855.621.000,- dan pagu dana Rp. 1.856.389.000,-  atau selisih           hanya Rp. 768.000,- atau selisih 0,04 % (PT. Feco Konstruksi Utama)
    2. Peningkatan jalan Bundaran Jaka Baring – Pasar Induk, PPTK : Ir. H. Mirusdin, nilai kontrak Rp. 1.429.062.000,- dan pagu dana Rp. 1.453.389.000,-  atau selisih Rp.24.327.000,- atau hanya selisih 1,62 % (PT. Gajah Mada Sarana)
    3. Peningkatan jalan Kota Terpadu Mandiri Telang Banyuasin, PPTK : Herman Amin, ST, nilai kontrak Rp. 1.360.324.000,- dan pagu dana                                   Rp. 1.360.667.000,-  atau selisih Rp. 343.000,- atau hanya selisih 0,03 %                (PT. Pratama Jaya Setia )
    4. Peningkatan jalan Mangunjaya – Bts Mura, PPTK : Asnawi ST, nilai kontrak                      Rp. 3.370.090.000,- dan pagu dana Rp. 3.425.514.200,-  atau selisih Rp. 55.424.200,- atau selisih 1,62 % (PT. OCHA)
    5. Peningkatan jalan Kota Mandiri Rambutan Ogan Ilir, PPTK : Muzani ST, nilai kontrak Rp. 1.394.743.000,- dan pagu dana Rp. 1.439.511.000,-  atau selisih           Rp. 44.768.000,- atau selisih 3.10 % (PT. Bumi Djaya Sarana Sakti)
    6. Peningkatan jalan Lubuk Batang – Batas OI, PPTK : Ir. Etty Murniati, nilai kontrak Rp. 7.255.080.000,- dan pagu dana Rp. 7.255.679.000,-  atau selisih           Rp. 599.000,- atau selisih 0,008 % (PT. Taruna Jaya Cipta).
    7. Peningkatan jalan Tanjung raja – Tambang Rambang, PPTK : Ir. Junaidi M. Amin, nilai kontrak Rp. 14.605.297.000,- dan pagu dana Rp. 14.654.221.000,-  atau selisih Rp. 48.924.000,- atau selisih 0,33 % (PT. Momea Putra Wijaya)
    8. Peningkatan jalan Dabuk Rejo – OKI/OKU, PPTK : Ir. M. Soleh, nilai kontrak                      Rp. 4.048.827.000,- dan pagu dana Rp. 4.049.511.000,-  atau selisih                     Rp. 684.000,- atau selisih 0,02 % (PT. Tania Sentosa Mandiri).
    9. Peningkatan jalan Sp. Tanjung Raja – Batas UPTD OKI/OKU, PPTK :                      Ir. Soetaryo, MM nilai kontrak Rp. 3.049.019.000,- dan pagu dana                         Rp. 3.049.511.000,-  atau selisih Rp. 492.000,- atau selisih 0,02 % (PT. Bangka Cakra Karya)
    10. Peningkatan jalan Sp. Kepuh – Gumawang, PPTK : yunil Azwan, ST.MT nilai kontrak Rp. 4.200.000.000,- dan pagu dana Rp. 4.200.000.000,-  atau selisih           Rp. 0.000,- atau selisih 0,00 % (PT. Gading Cempaka Graha) No. Kontrak  620/49/PU.BM/PNK/VI/2009 yang disinyalir terjadi anggaran berlapis dengan link yang sama Sp. Kepuh – Gumawang dengan dana ABT dengan nilai kontrak Rp. 1.060.000.000,- dan pagu dana Rp. 1.065.056.000,- atau hanya selisih Rp. 5.056.000,- atau selisih 0,47 % (no. Kontrak : 620/788/PU.BM/PNK/IX/2009 an. PT. Gading Cempaka Graha)
    11. Peningkatan jalan Sp. Kepuh – Kurungan Nyawa, PPTK : Rachmadi, ST.MM, nilai kontrak Rp. 3.962.099.000,- dan pagu dana Rp. 3.965.000.000,-  atau selisih Rp.2.901.000,- atau selisih 0,07 % (PT. Tri Ananda) dan disinyalir over leving anggaran dengan dana ABT proyek yang sama peningkatan jalan Sp. Kepuh – Kurungan nyawa  nilai kontrak Rp. 4.995.499.000,- dan pagu dana  Rp. 5.020.899.750,- atau selisih Rp. 25.400.000,- atau selisih 0,50 % ( PT. Feco Konstruksi Utama ).
    12. Peningkatan jalan Kota Terpadu Mandiri Belitang OKUT, PPTK : Ir. AB Hasan, nilai kontrak Rp. 1.410.219.000,- dan pagu dana Rp. 1.431.679.000,-  atau selisih Rp. 21.460.000,- atau selisih 1.49 % (PT. karya Susila)
    13. Peningkatan jalan Sp. Haji – Sp. Campang – Lubuk dalam Bayur, PPTK :  Yatimura, ST nilai kontrak Rp. 4.491.072.000,- dan pagu dana Rp. 4.537.679.000  atau selisih Rp. 46.607.000,- atau selisih 1,02 % (PT. Mega Puspa Raya).
    14. Peningkatan jalan Marta Pura – Kota Batu, PPTK : Ir. Aria Darmawan, MM nilai kontrak Rp. 3.371.890.000,- dan pagu dana Rp. 3.372.679.000,-  atau selisih           Rp. 789.000,- atau selisih 0,02 % (PT. Gemilang Jaya Mobilindo)
    15. Peningkatan jalan Muara dua – Sp. Campang, PPTK : Muzamir Usman, ST nilai kontrak Rp. 3.701.265.000,- dan pagu dana Rp. 3.701.679.000,-  atau selisih           Rp. 414.000,- atau selisih 0,01 % (PT. Sukses Sarrie Kintano).
    16. Peningkatan jalan Kurungan Nyawa – Kota baru, PPTK : Yusman, ST MM nilai kontrak Rp. 3.326.674.000,- dan pagu dana Rp. 3.330.000.000,-  atau selisih           Rp. 3.326.000,- atau selisih 0,10 % (PT. Sentosa Raya) disinyalir over leving anggaran dengan dana ABT pada link yang sama Kurungan Nyawa – kota baru nilai kontrak Rp. 1.045.234.000,- dan pagu dana  Rp. 1.063.854.000,- atau selisih Rp. 18.620.000,- atau selisih 1,75 % (PT. Sentosa Raya)
    17. Penggantian jembatan Kab. Banyuasin (air tembusan tahap IV) , PPTK : M. Iqbal dewanto, ST nilai kontrak Rp. 1.026.240.000,- dan pagu dana Rp. 1.032.517.000,-  atau selisih Rp. 6.277.000,- atau selisih 0,60 % (PT. Taruna Jaya Cipta) disinyalir terjadi over leving anggaran ABT dengan nilai kontrak  Rp. 298.169.000,- dan pagu dana Rp. 300.000.000,- atau selisih Rp. 1.831.000,- atau selisih 0,60 % (PT. Taruna Jaya Cipta).
    18. Penggantian jembatan Kab. Banyuasin (air saleh tahap II) , PPTK : M. Iqbal dewanto, ST nilai kontrak Rp. 800.000.000,- dan pagu dana Rp. 800.000.000,-  atau selisih Rp. 00.000,- atau selisih 0,00 % (PT. Hutama Buana Internusa).
    19. Paket pembangunan jalan Akses Kota Palembang (Tl. Jambi – Kebun sayur -Bandara), PPTK : Ferri Holly nilai kontrak Rp. 7.281.578.000,- dan pagu dana Rp. 7.282.239.000,-  atau selisih Rp. 661.000,- atau selisih 0,01 % (PT. Reka Konstruksi).
    20. Paket pembangunan jalan Akses Kota Palembang (Akses bandara – Tl. Betutu), PPTK : Ferri Holly nilai kontrak Rp. 1.970.754.000,- dan pagu dana                       Rp. 1.971.000.000,-  atau selisih Rp. 246.000,- atau selisih 0,01 % (PT. Hidup sentosa).
    21. Paket pembangunan jalan Akses Kota Palembang (Suka bangun II – Perwari), PPTK : Ferri Holly nilai kontrak Rp. 5.011.381.000,- dan pagu dana                         Rp. 5.012.000.000,-  atau selisih Rp. 619.000,- atau selisih 0,01 % (PT. Hidup Sentosa).
    22. Paket pembangunan jalan Jejawi – Kayu Agung – Jaka Baring, PPTK : Mustofa Kamaludin, ST nilai kontrak Rp. 2.880.720.000,- dan pagu dana                             Rp. 2.881.511.000,-  atau selisih Rp. 791.000,- atau selisih 0,03 %                       (PT. Gemilang Intan Perkasa).
    23. Pembangunan jembatan Air Biuku (tahap IV), PPTK : Ir. Hasanudin, KT nilai kontrak Rp. 4.934.421.000,- dan pagu dana Rp. 4.936.686.000,-  atau selisih           Rp.2.265.000,- atau selisih 0,04 % (PT. Hutama Buana Internusa) disinyalir anggaran berlapis dengan dana ABT proyek Jembatan Air Biuku tahap IV dengan nilai kontrak Rp. 2.856.147.000,- dengan pagu dana  Rp. 2,870.000.000,- atau selisih Rp. 13.853.000.000,- atau selisih 0,48 % ( PT. Karya Maju Utama).
    24. Pembangunan jembatan Air Komering V tahap VI, PPTK : Ibnu Koldun, ST nilai kontrak Rp. 21.707.668.000,- dan pagu dana Rp. 22.153.479.000,-  atau selisih           Rp. 441.811.000,- atau selisih 2,01 % (PT. Hutama Buana Internusa) disinyalir terdapat amandemen yang diduga fiktif sebesar nominal  Rp. 670.742.000 dengan kontrak amandemen (addendum)  Rp. 22.378.410.000,- atau diatas HPS 3,10 %.
    25. Pembangunan jembatan Ogan IV (lubuk batang), PPTK : Syaifudin Hasibuan, ST nilai kontrak Rp. 20.427.591.000,- dan pagu dana Rp. 20.431.429.000,-  atau selisih Rp. 3.838.000,- atau selisih 0,02 % (PT. Surya Prima Abadi).
    26. Pemeliharaan berkala jalan Sp. Sugih Waras – UPTD Lahat/M. Enim , PPTK : Mulianto, nilai kontrak Rp. 2.436.566.000,- dan pagu dana Rp. 2.436.849.000,-  atau selisih Rp. 283.000,- atau selisih 0,01 % (PT. Intan Karya) disinyalir over leving anggaran swakelola 248.000.000,- dilokasi yang sama.
    27. Pemeliharaan rutin jalan Bts UPTD M. Enim/OKI – Beringin  , PPTK : Awawi, ST nilai kontrak Rp. 2.009.566.000,- dan pagu dana Rp. 2.010.189.000,-  atau selisih Rp. 623.000,- atau selisih 0,03 % (PT. Satria Karya Kharisma).
    28. Pemeliharaan rutin Jalan Prabumulih – Bts OKU , PPTK : Isvori, ST pagu dana Rp. 1.298.264.000,-  disinyalir over leving anggaran dengan paket pemeliharaan berkala dan diduga terdapat pekerjaan fiktif.
    29. Pemeliharaan berkala jalan Sp. Air Dingin – Pagaralam , PPTK : H. Sadiman, nilai kontrak Rp. 3.837.577.000,- dan pagu dana Rp. 3.843.929.000,-  atau selisih Rp. 6.352.000,- atau selisih 0,16 % (PT.Indo sarana Jaya).
    30. Pemeliharaan berkala jalan Sp. Periuk – Maur , PPTK : Mulianto, nilai kontrak                      Rp. 3.370.157.000,- dan pagu dana Rp. 3.370.929.000,-  atau selisih                        Rp. 772.000,- atau selisih 0,02 % (PT. Gading Sakti Menara Mas).

Paket Penanggulangan darurat jalan dan jembatan Wil. I (bencana alam) dengan total anggaran  Rp. 2.696.088.000,- untuk 22 paket penunjukkan langsung diduga terdapat proyek fiktif dan disinyalir tumpang tindih dengan anggaran Pemkab setempat. PPTK : Fardhi Yulian. (FK/AR)