Gubernur Sumsel Alex Noerdin: Saya Tidak Kenal, Tidak Ketemu, Tidak Terima

ini-rombongan-alex-noerdin-tertahan-di-la-karena-segepok-dolar

Alex Noerdin (Photo NET)

Transformasinews, Palembang.  Meski merasa prihatin adanya penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, Rizal Abdulah namun Gubernur Sumsel, Alex Noerdin merasa tidak pernah kenal dengan uang hasil mark up atau penggelembungan anggaran pembangunan Wisma Atlit.

Alex mengatakan, dia menghargai segala proses hukum KPK, dan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan mengenai kasus yang menimpa RA atas pembangunan wisma atlit yang kembali muncul dipermukaan.

“Bahwa,  Pemprov Sumsel menghargai proses hukum ini. Saya merasa prihatin. Karena tidak disangka-sangka dengan kasus yang sudah lama sekali. Tapi, apapun itu kami harus hargai proses hukumnya,” ungkapnya kepada media, Selasa (30/9).

Alex menegaskan, status RA dalam pemerintahan Sumsel masih tetap sebagai Kepala Dinas PU BM.  Namun, karena mungkin kurang maksimal dalam menjalankan tugasnya. Untuk sementara, segala urusan yang berkaitan dengan dinas PU BM akan dilaksanakan atau diwakili oleh wakilnya.

“Sampai sekarang masih Kepala Dinas.  Seperti Pak Romi Herton yang masih Walikota. Tapi, wakilnya yang akan lebih banyak menggantikan beliau dalam mengurusi tugasnya,” tambahnya.

Alex menjelaskan, pihaknya dipastikan akan menyiapkan bantuan hukum kepada tersangka RA atas kasus Wisma Atlit. Namun, masih tetap menunggu kepastian dari RA apakah memerlukan bantuan hukum yang dari Pemprov Sumsel, atau akan menyiapkan sendiri kuasa hukumnya.

“Jelas ada dong, bantuan hukum secara maksimal,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai adanya aliran dana yang mengalir ke kantong orang nomor satu di Sumsel ini.  Alex menegaskan, jika dirinya tidak pernah menerima sepeser pun.

“Saya sudah diperiksa berkali-kali.  Pada saat menjelang Pilkada Gubernur DKI, sudah disampaikan tidak pernah kenal, tidak pernah ketemu, tidak pernah terima, tidak pernah minta,” terangnya.

Tidak ingin meciptakan polemik dimasyarakat. Alex terlihat sangat berhati-hati dalam memberikan statemen adanya sebagian dana mark up Wisma Atlit.

“Saya tidak mau berpolemik seperti itu. Penjelasannya cukup seperti itu saja. Sebab sekarang hati-hati, kena pelintir terus. Setiap ngomong begini dipelintir,” cetusnya. [RMOL]

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016