MUHAMMAD SOHAN: TERDUGA OTAK PEMBUNUHAN SOPIR TRAVEL ARI ISKANDAR

otak_pembunuhan
Sohan (46) warga Muara Pinang, Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat adalah seorang PNS namun dia jugalah yang menjadi otak pembunuhan dan perampokan sopir travel Ari Iskandar (27) warga kawasan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang yang ditemukan tewas di Desa Lembak, Kabupaten Prabumulih, Sumatera Selatan pada beberapa waktu lalu./foto jie yk putra/ rmolsumsel

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG.   Selama ini M Sohan dikenal sebagai pria yang baik dan pandai dalam soal ilmu agama. Namun dia nekat menjadi perampok meski statusnya sebagai seorang guru agama sebuah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Empat Lawang.

Sohan (46) warga Muara Pinang, Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat adalah seorang PNS namun dia jugalah yang menjadi otak pembunuhan dan perampokan sopir travel Ari Iskandar (27) warga kawasan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang yang ditemukan tewas di Desa Lembak, Kabupaten Prabumulih, Sumatera Selatan pada beberapa waktu lalu.

Mobil jenis kijang Innova warna grey BG 1560 MW yang merupakan milik korban, langsung mereka jual dikawasan Empat Lawang seharga Rp 20 juta.

“Saya dapat bagian Rp 4,8 juta. Sisanya dibagi lagi. Saya lakukan ini karena butuh uang, sebab banyak hutang” katanya usai ditangkap  Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Senin (31/10).

Sedangkan pelaku Evan Irawan (39) yang tak lain adalah adik iparnya bekerja sebagai sopir angkutan umum di Palembang.

Pengakuan Evan, aksi tersebut direncanakan Sohan. Ketika itu mereka berkumpul disebuah rumah makan sebelum mengeksekusi korban.

“Di sana kakak ipar saya bilang mau merampok sopir travel. Tali sudah dia siapkan, kalau pisau itu dari TN. Yang ikat korban saya” kata Evan.

Uang hasil perampokan tersebut, Evan mengaku dia gunakan untuk perawatan cucunya yang baru saja lahir di Bengkulu.

“Cucu pertama saya sakit pas baru dilahirkan. Jadi butuh uang, karena menantu saya tidak bekerja. Dapat bagian Rp 4,5 juta” ujar sopir angkot ini.

Sedangkan satu pelaku lain, yakni TN (DPO) menghujami korban dengan senjata tajam kebagian kepala dan mengalami beberapa luka sehingga meregang nyawa.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Daniel Silitongah menjelaskan, penangkapan bermula, tersangka Evan sedang berada di kawasan Benteng, Palembang.

Dari penangkapan itu, langsung dikembangkan untuk menyari keberadaan Muhammad Sohan.

“Satu lagi masih DPO. Barang bukti berupa uang hasil penjualan mobil serta baju korban sudah diamankan” kata Daniel.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan pasal 365 ayat 3 tentang perampokan disertai pembunuhan dengan ancaman kurungan penjara 20 tahun.

Untuk diketahui, Ari Iskandar sebelumnya ditemukan tewas di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim tepatnya didepan kebun karet PT TM MJ pada Kamis 30 September 2016 lalu.

Identitas Ari diketahui setelah jenazahnya ditemukan warga dengan mengalami luka tusuk sebanyak 10 lobang dan keluarga korban langsung mendatangi rumah sakit Prabumulih.

Sumber:Rmol [jie yk putra]

Editor: Amrizal Aroni

Posted by: Admin Transformasinews.com