Selidiki Video Pembantaian Harimau Sumatera

HARIMAU
HARIMAU SUMATERA/NET

TRANSFORMASINEWS, MUARA ENIM – Polres Muara Enim membuat tim gabungan melakukan penyelidikan terhadap video pembantaian Harimau Sumatera di Desa Subanjeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim yang telah beredar.
Pihak kepolisian akan memastikan apakah video yang beredar itu ada indikasi rekayasa atau tidak.
”Beberapa hari lalu, video itu sempat diakses Youtube. Namun saat ini sudah dihapus. Disini menambah kecurigaan kita, apakah video itu benar-benar terjadi atau rekayasa, makanya kita lakukan penyelidikan,” jelas Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris melalui Wakapolresnya, Kompol Hans Rahmatulah Irawan.
Menurutnya, tim gabungan terdiri anggota Polres dengan anggota Polsek Rambang Dangku. ”Sejauh ini, kita belum tahu kebenaran video yang beredar tersebut. Makanya, kita masih mengumpulkan data lapangan,’ ujarnya.
Sebelumnya, warga Kota Prabumulih dan sekitarnya sepekan terakhir, heboh atas beredaranya video pemburuan dan pembunuhan Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatera) yang dilakukan sekelompok pemburu.
Mendengar dari gaya logat bahasa orang yang berbicara dalam video itu, diduga pemburuan Harimau dilakukan di kawasan hutan Subanjeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim.
Dalam video berjudul ”Harimau BLK 66 SBN” berdurasi 3 menit tersebut, terlihat seekor Harimau Sumatera  sedang sekarat akibat mengalami luka tembak bagian dada. Ironisnya keempat kaki si raja hutan itu terikat dengan tali. (palembang-pos)

Leave a Reply

Your email address will not be published.