TransformasiNews.com,Baturaja – Penahanan Bupati OKU, H Yulius Nawawi, yang dilakukan pihak Kejati Sumsel langsung direspon berbagai kalangan di daerah itu. Sebagian memilih diam, sisanya mengaku prihatin.
Namun ada juga yang terang-terangan terlihat senang dengan nasib buruk yang menimpa orang nomor satu di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) itu.
Misalnya Marsil (56), PNS di salah satu instansi di OKU itu justru melakukan tindakan aneh menyikapi penahanan Yulius Nawawi.
Warga Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat tersebut sejak pagi sibuk menempeli seluruh koran yang memuat berita penangkapan pimpinannya itu di mobil jenis Tap B 1798 MD miliknya.
Dia mengaku, hal itu dilakukannya agar masyarakat OKU yang belum membaca berita hangat terkait penangkapan tersangka bansos 2008, yakni Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi dapat mengikuti jalannya cerita tersebut.
“Saya rencananya akan keliling Kota Baturaja dan sekitarnya untuk mengajak warga baca koran massal,” katanya sembari berjanji selagi pemberitaan tentang penahanan Yulius masih dimuat di koran, maka setiap hari akan menempelkannya di mobilnya.
Tindakan yang dilakukan Marsil ini ternyata juga dilakukan pengemudi Inova tanpa plat polisi yang sejak pagi sibuk keliling di wilayah Baturaja dan Batumarta.
Namun siapa orangnya sampai sekarang belum diketahui identitasnya, sebab tidak ada warga setempat yang mengenalnya.
Sementara Sekda OKU, Marwan Sobrie justu mengaku prihatin dan sedih dengan nasib buruk yang dialami pimpinannya itu, dan sebagai bentuk solidaritas, seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di daerah tersebut sudah ke Palembang untuk memberikan dukungan moril terhadap Yulius Nawawi.
“Ya memang sekarang teman-teman minta izin semua ke Palembang. Yang tersisa di kantor hanya para kepala bidang dan sekretaris saja. Sedangkan di Pemkab OKU hanya saya seorang diri yang bertugas menjaga gawang,” kata Plt Sekda OKU H Marwan Sobrie di Baturaja, Kamis (20/2/2014).
Menurut Marwan, tindakan spontanitas yang dilakukan para pejabat di OKU itu adalah hal yang lumrah dan wajar sebagai bentuk keprihatinan kepada nasib Yulius Nawawi.
“Mudah-mudahan beliau diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Begitu juga dengan pihak keluarga tetap dalam perlindungan Allah SWT,” kata Marwan Sobri.
Sebagai tangan kanan Yulius, Marwan berharap orang nomor satu di Bumi Sebimbing Sekundang (sebutan Kabupaten OKU-red) itu tetap tabah dan menjaga kesehatan selama menjalani tahanan.
“Saya juga berdoa agar keputusan terbaiklah yang akan dikeluarkan pengadilan kepada Bapak Yulius. Kalau bisa vonis tidak bersalah,” katanya.
Disinggung apakah tindakan yang dilakukan kepala SKPD itu dapat mengganggu pelayanan kepada publik, Marwan menjamin hal tersebut tidak akan terjadi. Pasalnya, pejabat setingkat sekretaris dan kabid masih stand by di kantor masing-masing.
“Lagi pula saya sudah intruksikan kepada teman-teman agar kembali beraktivitas seperti semula minimal terhitung Senin (24/2/2014) nanti,” tegasnya.
Pendapat serupa juga dilontarkan Ketua Komisi I DPRD OKU Yopi Syahrudin SSos. Elite politik dari Partai Demokrat itu mengaku turut prihatin dan sedih dengan penahanan Yulius. Namun, hal tersebut diharapkan tidak mengganggu pembangunan dan pelayanan terhadap publik.
“Mudahan Bupati dan keluarga diberi kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” tegasnya
beritanda.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi