Lampung Mendeklarasikan Jaringan Wartawan Anti Hoax – JAWAH

“JAWAH untuk membantu masyarakat dan media memverifikasi hoax yang meresahkan masyarakat, membantu pemerintah melakukan literasi media, serta membantu pemerintah perumusan kebijakan penanganan hoax dan media sosial.”
TRANSFORMASINEWS.COM, BANDARLAMPUNG. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Perwakilan wartawan dan masyarakat mendeklarasikan Jaringan Wartawan Anti Hoax (JAWAH) Daerah Lampung, sebagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-71 PWI tahun 2017.

Pendeklarasian tersebut dilakukan sekaligus bersamaan dengan dilantiknya Supriyadi Alfian sebagai Ketua PWI Provinsi Lampung periode 2016-2021, dan  Artati Kartika Dewi sebagai Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung periode 2016-2021, di Ballroom Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Rabu (26/04/2017).

Karo Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Lampung Bayana selaku anggota JAWAH Daerah Lampung menjelaskan, JAWAH merupakan himpunan yang terdiri atas pengurus PWI pusat, Pemimpin Redaksi, ahli media digital, dan ketua PWI Provinsi. Serta melibatkan secara terbatas tokoh pemerintah, tokoh masyarakat, dan kalangan pengusaha.

“Dibentuknyaa JAWAH bertujuan untuk membantu masyarakat dan media dalam memverifikasi hoax yang cenderung meresahkan masyarakat,  membantu pemerintah melakukan literasi media, serta membantu pemerintah dalam perumusan kebijakan penanganan hoax dan media sosial,” kata Bayana.

Informasi Yang Terbaik Dan Berguna

Dalam sambutannya, Ketua Umum PWI Pusat Margiono menjelaskan bahwa Lampung sudah banyak menghasilkan wartawan yang bersertifikat,  terutama dari PWI. “Dengan banyaknya wartawan yang bersertifikat,  harapannya mampu memberikan informasi yang terbaik yang berguna bagi masyarakat, bukan informasi hoax atau bohong,” kata Margiono.

Margiono menjelaskan pula bahwa Provinsi Lampung merupakan yang pertama dalam pelantikan kepengurusan anti hoax. “Yang penting bukanlah deklarasinya maupun tanda tangannya. Tetapi kerja untuk menangkal penyebaran hoax. Untuk itulah, dibentuknya jaringan Anti Hoax (JAWAH). Serta pada hari Rabu nanti, Presiden akan melakukan peluncuran terkait JAWAH ini,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono mewakili Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berharap kegiatan ini akan menjadi momentum guna mengevaluasi bagaimana peran serta bagaimana mengembangkan peran PWI terhadap Indonesia, khusunya Lampung.

Sutono menambahkan, dengan adanya program Jawah akan mampu mendorong kemajuan nasional, khususnya daerah Provinsi Lampung serta meningkatkan edukasi wartawan guna meningkatkan SDM masyarakat.

“Adanya Jawah tentunya sangat berperan penting agar masyarakat tidak memperoleh informasi hoax yang dianggapnya benar. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada PWI guna menghindarkan masyarakat dari berita hoax serta mempercepat pembangunan di Lampung,” kata Sutono.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi berharap Pencanangan JAWAH ini dapat segera dibentuk di sejumlah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya JAWAH diharapkan mampu membentuk SDM Wartawan yang lebih mumpuni di Provinsi Lampung. Khususnya dengan adanya perkembangan media, baik media cetak maupun media online yang ada di Provinsi Lampung,” jelas Supriyadi.

Supriyadi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang turut membantu dalam pembangunan kantor PWI. “Saya berharap dengan adanya peningkatan pembangunan ini akan mampu membentuk wartawan profesional yang mampu membantu meningkatkan SDM masyarakat Lampung,” tambah Supriyadi.

Sumber: Antara Megapolitan (RLs/HMS/Ant/BPJ/MTh).
Posted by: Admin Transformasinews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.