TRANSFORMASINEWS, BANYUASIN. – Sebanyak 543 tenaga honorer KII dan Dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari formasi khusus tahun 2013 dan 2014 sudah diresmikan menjadi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, di gedung Graha Sedulang Setudung Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, Rabu (11/2/2015). Dalam proses peresmian tersebut tidak nampak kehadiran sosok Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, dr Mgs M Hakim, ditengah-tengah bangku para tamu undangan dari kalangan kepala SKPD.
Begitu juga dokter PTT yang diduga dokter PTT siluman berinisial NWY, nampak tidak mengikuti proses peresmian. Dugaan itu diperkuat pada saat proses pemberian selamat si dokter tidak terlihat, padahal awak media sudah menunggu sosok dokter muda tersebut. Yang terlihat hanya seorang dokter bernama Drg Wisri Mahdalena yang ikut secara simbolis dalam peresmian tersebut.
Ketidakhadirann para dokter dan Kadinkes ini, mengundang tanda Tanya, apakah memang di sengaja atau kemungkinan ada keperluan lainnya sehingga tidak hadir dilokasi acara. Namun kuat dugaan ketidakhadiran mereka erat hubunganya dengan mencuatnya kasus dokter PTT siluman yang mendapat NIP.
Ketika wartawan mendatangi Kantor Dinkes Banyuasin untuk mencoba mengkonfirmasi persoalan ini, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut sejumlah pegawai yang bersangkutan tidak hadir karena ada urusan di Jakarta.
Kepala BKD Ir Hj Anna Suzanna Msi, dalam laporannya mengatakan, CPNS yang diresmikan tersebut berjumlah 543 orang dengan rincian tenaga guru formasi tahun 2013 sebanyak 204 orang dan formasi tahun 2014 sebanyak 213 orang dengan total tenaga guru 417 orang. Kemudian tenaga kesehatan formasi tahun 2013 sebanyak 28 orang dan tahun 2014 32 orang dengan total tenaga medis sebanyak 67 orang. Selanjutnya tenaga Teknis formasi tahun 2013 sebanyak 31 orang dan tahun 2014 sebanyak 28 orang dengan total tenaga teknis 59 orang. “Total 543 ini termasuk 7 orang dokter PTT formasi khusus tahun 2014,“ katanya.
Dijelaskan Anna Suzana, bahwa jumlah tenaga honorer kategori II yang mengikuti seleksi sebanyak 1.261 orang dan dinyatakan lulus seleksi sebanyak 574 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi maka jumlah honorer yang diusulkan penetapan NIP-nya sebanyak 551 orang. “Dari jumlah 551 ini, sebanyak 10 orang tidak memenuhi persyaratan, 4 orang masih perlu dilakukan verifiasi dan validasi ulang. Maka yang berhak diresmikan dan akan dibagikan Surat keputusan Bupati tentang pengangkatan menjadi CPNS sebanyak 543 orang,“ katanya.
Ketua DPRD Banyuasin H Agus Salam mengucapkan selamat kepada CPNS yang dilantik, Politisi Partai Golkar ini mengaharapkan para CPNS yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab. “bekerjalah dengan baik seperti saat masih honor, tetap semangat dan berilah layanan yang prima kepada masyarakat. Dan jangan sekali-kali minta dilayani karena PNS merupakan abdi Negara dan abdi masyarakat,“ tegasnya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian menegaskan jika diresmikannya para honorer ini menjadi CPNS adalah sebuah anugra yang harus di syukuri. “Tunjukan dedikasi yang baik dan berinovasilah sesuai dengan bidang tugas masing-masing demi masyarakat banyuasin dan kemajuan bersama,“ katanya.
Dalam kesempatan ini juga, Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak mau dengar lagi ada CPNS yang mengusulkan untuk pindah ke daerah lain. “Mulai Hari ini, saya putuskan tidak ada lagi CPNS yang pindah, kecuali sudah mengabdi selama 8 tahun di berbagai wilayah Banyuasin,“ katanya.
Memang Banyuasin ini terdiri dari wilayah peraiaran yang tentu sangat menyulitkan bagi para CPNS, jarak yang jauh belum lagi jalan yang rusak tapi dirinya mintak agar para CPNS yang baru dilantik untuk menerima tugas dan tanggungjawab tersebut. “Bekerjalah sesuai dengan hati nurani, siapa lagi yang akan mengabdi di pedesaan kalau bukan kita, “tandasnya.
Sumber: (DetikSumsel.com)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
