Inilah Kronologi Meledaknya Gudang Peluru TNI AL

Headline

Transformasinews.com,Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Angkatan Laut (AL) Laksamana Muda Iskandar Sitompul menjelaskan ledakan yang terjadi di gudang amunisi TNI AL Pondok Dayung, Jakarta Utara, diduga berawal dari korsleting listrik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ledakan terjadi pada Rabu (5/3/2014) pukul 10.35 WIB yang berasal dari gudang amunisi Satuan Pasukan Katak.

Ledakan itu mengakibatkan sejumlah anggota TNI AL mengalami luka-luka terkena pecahan kaca, pecahan genteng dan kayu yang berterbangan.

Kemudian sekitar pukul 10.50 WIB, dilakukan upaya pemadaman di lokasi asap yang mengepul. Namun ledakan kembali terjadi hingga beberapa kali.

Bahkan suara ledakan terdengar hingga sekitar 3 kilometer dan getarannya mencapai 1 kilometer. Pasalnya, di dalam gudang tersebut berisi amunisi milik TNI AL.

“Tim investigasi masih menyelidiki penyebab ledakan,” ujarnya, Rabu (5/3/2014).

Menurutnya, di lokasi tersebut merupakan tempat latihan Pasukan Katak serta fasilitas kapal-kapal patroli. Amunisi yang berada di gudang itu adalah amunisi ringan seperti senjata laras panjang dan senjata laras pendek.

“Rata-rata korban terkena pecahan genteng, kaca, kayu dan seng. Karena tidak ada amunisi yang berat,” tambahnya.

TNI AL mencatat sedikitnya 87 orang menjadi korban dan seorang diantaranya meninggal dunia. Sementara masih ada 72 korban yang masih dirawat intensif di RS Pelabuhan, Tanjung Priok dan RSAL Mintohardjo(inilah.com)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016