Kapolda Janji Tindak Tegas Oknum Terlibat Ilegal Taping

kapolda-sumsel-irjen-pol-prof-iza-fadri-serah-terimaTRANSFORMASINEWS, SEKAYU — Maraknya aksi ilegal taping di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi perhatian khusus Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri sat berkunjung ke Polres Muba, Rabu (19/11/2014).

Menurutnya, kegiatan ilegal ini banyak sekali dampaknya, baik bagi pelaku, bagi masyarakat dan bagi negara. Untuk itu, Ia dengan tegas meminta Polres Muba untuk menindak tegas kegiatan tersebut, dan jika ada anggota Polri yang terlibat harus dihukum tegas.

“Ya, di Muba ini masih maraknya kegiatan illegal taping dan ini harus ditanggulangi. Karena kegiatan ini sangat membahayakan dan merugikan. Salah satunya menyebabkan pasokan minyak berkurang. Jika ada anggota terlibat praktek ilegal taping akan kita sanksi tegas,” ujarnya.

Kegiatan illegal taping, lanjut dia, jika terjadi ledakan selain pelaku, kegiatan ini juga menjadikan masyarakat sekitar sebagai korban. Kondisi ini belum diperparah dengan sulitnya api di lokasi ledakan untuk padam.

“Saya perintahkan jajaran Polres Muba untuk mengantisipasi dan melakukan penindakan tegas terhadap pelaku,” tegas mantan Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK ini.

Disinggung mengenai masih banyaknya sumur minyak illegal yang beroperasi di Kabupaten Muba, Iza menuturkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan SKK Migas dan PT Pertamina guna menertibkan dan melakukan pengelolaan dengan baik.

“Sebetulnya dari sumur ini kewajibannya di jual ke PT Pertamina, namun dalam penerapannya PT Pertamina tidak mau beli. Jadi ini nanti akan kita bicarakan bersama dengan SSK Migas dan PT Pertamina bagaimana melakukan pengelolaan yang baik. Karena permasalahan illegal taping ini bukan hanya menjadi ranah polisi,” beber Kapolda.

Sementara itu, Kapolres Muba, AKBP M Ikhsan, mengakui bahwa, kejahatan konvensional di Muba mengalami peningkatan, terutama saat ini dimana kondisi perekonomian masyarakat yang pada umumnya petani mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Perkembangan situasi saat ini pada komoditas perkebunan, terutama karet dan sawit yang harganya fluktuatif. Ini berdampak pada peningkatan kriminalitas di Muba,” ucapnya.

Sumber: SRIPOKU.COM

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016