Ekstasi dan Sabu Ditemukan di Kabin Pesawat Lion Air

ILUSTRASI/NET

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Satu hal mengejutkan bagi maskapai penerbangan Lion Air, setelah salah satu pramugari yang sedang mengecek tempat duduk penumpang mendapati bungkusan di kursi penumpang, yang diduga beriai narkotika jenis ekatasi dan sabu berat masing-masing hampir 1 kilogram (kg).

Informasi yang dihimpun Minggu (04/05), sebelum lepas landar dari Bandara Internasional SMB II Palembang tujuan Surabaya, Kamis (01/06) sekitar pukul 10.55 WIB, seorang pramugari Lion Air dengan nomor penerbangan JT-857, mengecek jumlah dan posisi penumpang. Hal ini biasa dilakukan pasa setiap maskapai penerbangan saat hendak lepas landas.

Pada saat pengecekan, sang pramugari (tidak disebutkan nama dan inisial) itu melihat ada satu tempat duduk (seat) kosong yang sebelumnya ditempati seorang penumpang yang diduga telah keluar lagi. Saat diperiksa bagian kabin pesawat, tepat di atas seat yang kosong tersebut, ditemukan tas kertas (paper bag) berisi krupuk dan bungkusan yang dilapisi celana dalam.

Namun, saat pramugari menanyakan barang teraebut milik siapa? tidak satupun dari penumpang yang mengakui. Lalu, barang tersebut diserahkan ke petugas PT Prathita Titian Nusantara (PTN) dan disimpan di laci meja gate 3 Bandara SMB II Palembang.

Dua hari kemudian, barang tersebut dibuka diserahkan Avsec ke Bea Cukai untuk penyelidikan. Setelah diuji, bungkusan dalam plastik putih dinyatakan positif mengandung Methaphetamine atau MDMA (ekstasi) seberat 765 gram. Petugas juga menemukan bungkusan lain di dalam bag paper itu berisi sabu seberat 790 gram.

“Benar adanya penemuan tersebut untuk barang itu sudah kita serahkan ke Polda Sumsel, dan tidak bisa secara rinci menjelaskannya karena yang berwenang (Polda), dan memang benar barang tersebut ada di pesawat Lion Air JT-857,” tutur Bernard Munthe selaku Manager Angkasa pura II Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, saat di konfirmasi Minggu(04/06).

Terpisah, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto saat dikonfirmasi terkait penemuan narkotika jenis ekstasi dan sabu dari pihak maskapai atau bandara enggan berbicara banyak. “Belum. Kamu cari berita, saya cari tersangka. Nanti kita ungkap,” cetusnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto membenarkan temuan itu. Hanya saja, dia tidak mengetahui kronologis pasti penemuan karena masih dalam proses pengembangan. “Ya, saya dengar desas-desusnya begitu, kalau tidak salah kejadiannya Kamis (01/06) kemarin,” singkat Cahyo.

Sumber:Fornews.co

Posted by: Admin Transformasinews.com