Ketua DPRD Tak Tahu Kalau Pak Walikota Berkelahi Dengan Wakilnya

walkiota-pematangsiantar_20141215_084324

Hubungan Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus dan Wakilnya Koni Ismail Siregar tidak selanggeng awal periodesasi mereka. Koni merasa ditinggalkan karena tidak mendapat bagian dalam proyek yang dibuat Hulman. Foto:Tribun Medan / IST

TRANSFORMASINEWS, SIANTAR. – Ketua DPRD Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak, yang dikabarkan menyaksikan perkelahian antara Wali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus dan Wakil Wali Kota Koni Ismail dalam acara ultah Taman Hewan Pematangsiantar (THPS), mengaku tidak tahu apa-apa.

“Dimana? Ah, saya lihat gak ada berantam. Siapa yang bilang? Gak ada itu ah. Gak ada saya lihat itu,” katanya, saat dihubungi melalui ponsel, Minggu (14/12/2014).

Lalu, bagaimana cerita sebenarnya?

“Mana saya tahu. Itu, kan, urusan pribadi mereka itu. Serupanya misalnya macam kau. Kalau ada utangmu, kan, aku gak tahu,” katanya.
Lantas apa sikap Bapak soal ini?

“Apa yang mau kita sikapi orang urusan orang. Orang permasalahan mereka berdua itu,” katanya.

Saat dijelaskan bagaimana jalan ceritanya berdasarkan pengakuan Koni, Eliakim tetap enggan berkomentar.

“Itu, kan, urusan merekanya. Kau lah coba, apa bisa aku urusi urusanmu. Kan, gak mungkin semua urusan diurus sama Ketua DPRD. Kan adanya lembaga untuk itu. Lembaga hukum misalnya. Kalau saya apalah yang mau saya bilang sama mereka rupanya,” katanya.

Namun, Eliakim berharap pertikaian antara mereka berdua tidak berimbas pada tatanan pemerintahan maupun kehidupan masyarakat Kota Pematangsiantar.

“Ya, harapan saya ya kalaupun mereka ada kayak gitu, semoga kondusi Siantar tetap kondusif. Kita maunya supaya ini kondusif. Itunya harapan saya. Apalagi ini bulan Natal. Karena itu kan urusan pribadi mereka. Kecuali kalau ada urusannya sama rakyat baru,” ujarnya.

Sebelumnya diwartakan, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Koni Ismail Siregar mengungkapkan unek-uneknya selama empat tahun menjadi pendamping Wali Kota Hulman Sitorus. Menurutnya, Hulman tak pernah menghargainya sebagai seorang wakil.

“Saya wakil yang tak dianggap. Saya dipandang tidak ada apa-apanya. Padahal kalau gak ada saya gak menang. Tapi kenapa setelah dia jadi wali kota dia tinggalkan saya. Sepersen pun rezeki gak pernah dibaginya sama saya. Padahal saya terus memperjuangkan dia menjadi walikota,” kata Koni saat dihubungi melalui seluler.

Sumber:TRIBUNNEWS.COM

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016