
Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM, Bersama wakil Bupati HM Kholid Mawardi, S.Sos,M.Si,Berkesempatan foto bersama.
TRANSFORMASINEWS, MARTAPURA. Hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) TIMUR ke 10 diperingati dengan suasana yang hangat dan penuh sejuta makna, betapa tidak meskipun baru kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten OKU ini telah mampu tumbuh menjadi kabupaten terdepan di Sumsel.
Hari Ulang Tahun (HUT) OKU Timur ke 10 yang jatuh pada hari Jumat (17/1/2014) tersebut, digelar dalam sidang paripurna istimewa DPRD OKU Timur yang dipimpin langsung Ketua DPRD OKU Timur, Beni Defitson,S.Ip, MM dihadiri Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM, Wakil Bupati HM Kholid Mawardi, S.Sos,M.Si, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Camat, Kades di OKU Timur dan sejumlah undangan dari Kabupaten/ kota di Provinsi Sumsel.
Dalam sidang paripurna istimewa itu kembali dibacakan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten OKU Timur oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Idhamto Dipl,Ing M.Si diantaranya, disebutkan sesuai dengan semangat Otonomi Daerah, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Kabupaten Ogan Ilir di Provinsi Sumatera Selatan, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4347), pada tahun 2003 Kabupaten OKU resmi dimekarkan menjadi 3 (tiga) Kabupaten, yakni (1) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU TIMUR) dengan Ibukota Martapura; (2) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU SELATAN) dengan Ibukota Muaradua dan (3) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Ibukota Baturaja.
Sementara itu Bupati OKU Timur H Herman Deru SH dalam sambutanya menegaskan, masyarakat OKU Timur merupakan yang tersejahtera di Sumatera Selatan dibuktikan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Timur dengan indicator pencapaian target Millenium Development Goals (MDG,s) persentasi penduduk miskin di Kabupaten OKU Timur pada tahun 2010 hanya mencapai 9,81%. Sementara tingkat kemiskinantahun 2011 mengalami penurunan menjadi 9,23 % dalam kurun waktu 12 bulan. Dan tahun 2012 tingkat kemiskinan kembali mengalami penurunan menjadi 8,98 %,Hal ini juga diikuti dengan kemajuan pembangunan manusia yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Hal itu dapat dilihat dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencerminkan capaian kemajuan dibidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur, perkembangan angka IPM masyarakat selama delapan terakhir sangat terlihat tahun 2005 hanya 65,40 maka pada akhir 2012 telah mengalami kenaikan dengan cepat menjadi 70, 72 % atau dengan rata rata meningkat 1,5 % pertahunnya.
“Kedepan daerah ini akan tetap komitmen dalam peningkatan pelayanan public disamping tetap mempertahankan OKU Timur sebagai lumbung pangan Nasional,” ucap Deru.
Dilain pihak Ketua DPRD OKU Timur Beni Defitson,S.Ip, MM ketika dimintai komentarnya mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi yang mendalam terhadap kemajuan yang telah dicapai daerah ini.
Dibagian akhir Bupati OKU Timur H Herman Deru menerima penghargaan berupa Bintang Jasa Kehormatan Wredatama Nugraha Madya dari PWRI Pusat yang disematkan oleh Ketua PWRI Sumsel Drs H Husni MM dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM didampingi Ketua TP PKK OKU Timur Hj Febrita Lustia dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. (Adv)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi

