TRANSFORMASINEWS, INDRALAYA. – Kembali, dugaan pegawai PU BM main proyek kembali mencuat, kali ini dugaan mengarah kepada salah satu pejabat di lingkungan PU Bina Marga, yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid), Fauzi (FZ).
Informasi yang dihimpun jurnalsumatra, oknum pejabat ini memiliki proyek jalan setapak dengan nilai Rp400 juta lebih di Desa Munggu Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir.
Ironisnya, sudah tahu seorang pejabat dan PNS dilarang untuk main proyek, namun pejabat ini diam-diam masih melanggar dengan menyewa sebuah CV dan dibayar dengan hasil proyek senilai 2,5 persen dari nilai proyek.
Parahnya lagi, pengerjaan yang dilakukan asal jadi, ketebalan coran yang seharusnya 15 centimeter, dilapangan hanya dibuat 4 sampai 14 centimeter saja. Ini tentunya sangat banyak sekali ‘malingnya’ alias korupsinya.
Belum lagi, jalan tersebut tidak diberi batu sebelum dicor, ditambah dugaan banyaknya pasir ketimbang semen. Sehingga membuat potensi jalan tersebut cepat rusak. Tak pelak keadaan ini sangat dikhawatirkan warga setempat.
Seperti diungkapkan Leri menurutnya, pihak pemborong dalam melakukan pekerjaan proyek jalan tersebut terkesan asal jadi. “Saya yakin, pasti tidak sesuai rabnya kerjaan ini. Metang-mentang jauh, pihak terkait tidak mengontrol proyek ini,” tuturnya.
Terpisah, Fauzi membantah, jika proyek tersebut miliknya, menurutnya, proyek tersebut dikerjakan swadaya oleh masyarakat sendiri. “Disini (dalam proyek tersebut red), saya hanya sebagai pimpronya, bukan yang borongnya,” ujarnya.
Dirinya juga membantah, jika pihaknya tidak pernah turun kelapangan melihat pekerjaan jalan tersebut. “Kami sudah beberapa kali kelapangan, kerjaan bagus sesuai, tidak ada masalah,” ungkapnya saraya mengaku, jalan tersebut jalan lama, karena sering direndam banjir, jadi jalan cepat rusak.
“Memang tidak diberi batu lagi, karena proyek ini bisa dikatakan rehab berat. Ya, kalau ada isu tidak benar itu namanya orang yang tidak senang saja dengan saya,” tukasnya.
Sementara itu baik Kepala Dinas PU Bina Marga, Muhsin Abdullah maupun Kabid Jalan, Ruslan, saat dihubungi ke no kontak yang biasa digunakan tidak aktif, hingga berita ini diturunkan, sms yang dikirim koran ini tak kunjung dibalas.
Sumber: (jurnalsumatra.com)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi