
TRANSFORMASINEWS,INCHEON – Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dipastikan menerima bendera dan api obor Asian Games XVII Incheon Korea Selatan pada malam penutupan yang berlangsung Sabtu (4/10) malam. Pada malam penutupan Asian Games yang berlangsung sejak 19 September – 4 Oktober ini, Gubernur Sumsel Alex bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama (Ahok) akan mendampingi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo menerima bendera Olympic Council of Asia (OCA) dari tuan rumah Korea Selatan kepada Indonesia selaku tuan rumah Asian Games XVIII 2018.
Pada saat gladiresik berlangsung Jumat (3/10) malam, Gubernur Sumsel dipercaya menerima api obor dan bendera Asian Games bersama dengan Gubernur DKI Jakarta. Selain itu, usia upacara penerimaan bendera OCA, acara akan dilanjutkan dengan penampilan penari Indonesia yang di tukangi oleh seniman tanah air Deni Malik.
“Ya, sungguh suatu kehormatan akhirnya gubernur dipercaya mendampingi ketua KOI ibu Rita Subowo menerima bendera Asian Games. Artinya kita sudah pasti tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018 nanti,” ujar Irene kabiro humas dan protokol pemprov Sumsel Irene Camelyn saat dibincangi disela-sela acara gladiresik.
Menurut Deni, penampilan tarian Indonesia pada saat acara penutupan nanti diberikan durasi selama tujuh menit.
“Dengan durasi yang cukup singkat ini, kami akan menampilkan tarian ronggeng betawi, pemuda darusalam dan rampak nusantara.Tarian tersebut mewakili DKI Jakarta dan Sumsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games. Sementara tari rampak nusantara mewakili Indonesia keseluruhan,”jelas Deni yang juga menukangi penampilan pada saat Islamic Solidarity Games di Palembang tahun lalu.
Sebelumnya, saat tiba Jumat pagi di Incheon, gubernur Sumsel H Alex Noerdin langsung melakukan kunjungan ke atlet village (wisma atlet) di kawasan Guwol Incheon. Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi oleh Ketua Umum KONI Sumsel H Muddai Madang, Asisten III Pemprov Sumsel Ahmad Najib, Kabiro Humas dan protokol Pemprov Sumsel Irene Camelyn serta manager hotel Swarnadwipa Augie Bunyamin.
Gubernur langsung melihat kondisi atlet village diantaranya, penginapan Aatlet Indonesia, atlet service center dinning hall dan poliklinik (medikal center). (ADV)
“Ya, sungguh suatu kehormatan akhirnya gubernur dipercaya mendampingi ketua KOI ibu Rita Subowo menerima bendera Asian Games. Artinya kita sudah pasti tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018 nanti,” ujar Irene kabiro humas dan protokol pemprov Sumsel Irene Camelyn saat dibincangi disela-sela acara gladiresik.
Menurut Deni, penampilan tarian Indonesia pada saat acara penutupan nanti diberikan durasi selama tujuh menit.
“Dengan durasi yang cukup singkat ini, kami akan menampilkan tarian ronggeng betawi, pemuda darusalam dan rampak nusantara.Tarian tersebut mewakili DKI Jakarta dan Sumsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games. Sementara tari rampak nusantara mewakili Indonesia keseluruhan,”jelas Deni yang juga menukangi penampilan pada saat Islamic Solidarity Games di Palembang tahun lalu.
Sebelumnya, saat tiba Jumat pagi di Incheon, gubernur Sumsel H Alex Noerdin langsung melakukan kunjungan ke atlet village (wisma atlet) di kawasan Guwol Incheon. Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi oleh Ketua Umum KONI Sumsel H Muddai Madang, Asisten III Pemprov Sumsel Ahmad Najib, Kabiro Humas dan protokol Pemprov Sumsel Irene Camelyn serta manager hotel Swarnadwipa Augie Bunyamin.
Gubernur langsung melihat kondisi atlet village diantaranya, penginapan Aatlet Indonesia, atlet service center dinning hall dan poliklinik (medikal center). (ADV)


