TransformasiNews.com,Jakarta – Pemerintah merencanakan mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2014. Apa fokusnya?
Menurut Menteri Keuangan, Muhammad Chatib Basri pengajuan APBNP 2014 bila terjadi banyak deviasi pada realisasi APBN 2014. “Kalau kurs, lifting ada deviasi besar maka perlu APBN-P 2014,” ujar Chatib kepada INILAHCOM di Jakarta, Sabtu (1/3/2014),
Mantan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut menyatakan pada periode awal tahun ini, pihaknya memandang belum akan mengajukan APBN-P. Alasannya indikator deviasi belum terlihat lebar. Sehingga pemerintah masih memegang APBN 2014 yang sudah disetujui bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “Belum diputuskan (mau mengajukan APBN-P 2014),” katanya.
Oleh karena itu, lanjut Chatib, pemerintah masih melihat kemungkinan kurs dan lifting minyak. Saat ini target lifting terkoreksi dari 870 ribu barel per hari menjadi akan kisaran 813 ribu barel perhari. “Nanti akan kita lihat ya,” ucap Chatib.(inilah.com)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi