ANAK GAULI IBU KANDUNG: SPR SAYA DATANGI MAMA UNTUK BERSETUBUH…..

thumb_122324_08415401062016_i

HUBUNGAN TERLARANG IBU-ANAK/NET

TRANSFORMASINEWS.COM, NTB. Pria inisial SPR menggauli ibu kandungnya sendiri, NRH, warga Gegerung,  Dusun Cemperoan, Pringgabaya, Lombok Timur, NTB. Bayi dari hasil hubungan gelap dibuang di pantai dan ditemukan warga.

Perkara ini sedang ditangani Polres Lotim. SPR  sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Lotim.

Sedangkan ibu kandungnya, NRH, warga Gegerung,  Dusun Cemperoan, Pringgabaya, masih dirawat di puskesmas pascamelahirkan.

SPR saat diinterogasi petugas  PPA Polres Lotim, mengaku aksi bejatnya menggauli ibu kandungnya sendiri itu sudah berlangsung cukup lama. Hubungan intim itu dilakukan sejak ibunya pulang sebagai TKI dari Malaysia.

Da membantah jika itu dilakukan karena unsur paksaan, melainkan karena  suka sama suka.Dia katakan, saat melakukan hubungan terlarang itu dirinya sedang mabuk karena terpengaruh minuman keras (miras).

“Ketika saya mabuk, saya datangi mama saya untuk bersetubuh, dia mau,” akunya seperti dikutip dari JPNN, Rabu (1/6).

Bayi hasil hubungan gelap dengan ibunya itu terpaksa dibuang karena takut perbuatan bejatnya itu diketahui masyarakat.     Bayi itu dibuang atas inisiatif yang bersangkutan dengan ibu kandungnya.

“Mamak saya juga ikut saat bayi dibuang. Kita takut kalau ketahuan, ” terangnya di hadapan polisi.

Beberapa hari belakangan masyarakat dihebohkan dengan skandal hubungan terlarang antara ibu kandung dan anaknya yang terjadi di Dusun Cemperoan, Pringgabaya, Lombok Timur, NTB. Bahkan sang ibu, NRH sempat hamil dan melahirkan akibat hubungan terlarang dengan anak kandungnya SPR, yang berusia 20 tahun.

Inilah fakta-fakta tentang hubungan terlarang antara ibu dan anak kandungnya: 

1. Ditemukan bayi perempuan

Hubungan tak senonoh itu bermula dari ditemukannya  bayi perempuan oleh salah seorang warga. Bayi malang tersebut ditemukan di bawah pohon pisang dekat Pantai Duduk.

Diduga bayi itu dibuang tak lama setelah dilahirkan. Warga yang menemukan langsung membawa bayi itu pulang.

Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Pringgabaya. Kasus pembuangan bayi akhirnya terbongkar. Ternyata  pelakunya adalah  anak dan ibu kandungnya sendiri.

2. Penangkapan SPR

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya membekuk SPR. Kanit PPA Polres Lotim, Aiptu I Nyoman Samba, menjelaskan, setelah SPR  ditahan, Polsek setempat kemudian melimpahkannya ke Polres Lotim.

“Sudah dilimpahkan  ke sini. Anaknya diamankan, sementara  ibunya dirawat di Puskesmas, ” terang Samba.

3. Gauli setelah ibu pulang jadi TKI

Kepada polisi SPR mengaku menggauli NRH, ibu kandungnya sendiri itu sudah berlangsung cukup lama. Hubungan intim itu dilakukan sejak ibunya pulang sebagai TKI dari Malaysia.

4. Tak pernah bertemu sejak usai 3 tahun

NRH begitu lama mengadu nasib sebagai seorang TKI di Malaysia. Bahkan, saat berangkat ke negeri seberang, dia harus meninggalkan SPR yang saat itu masih berusia 3 tahun.

Nah, baru 17 tahun kemudian, NRH pulang ke NTB. Saat itulah dia kembali bertemu dengan sang anak yang sudah beranjak dewasa dan berusia 20 tahun. Ternyata, sejak kepulangan itu, dia menjalin hubungan terlarang dengan anak kandung.

5. Suka sama suka

SPR membantah jika hubungan suami istri yang dilakukannya dengan ibu kandungnya itu karena unsur paksaan. Dia mengungkapkan, perbuatan itu terjadi karena suka sama suka. Meski pun saat melakukan hubungan itu dirinya sedang mabuk karena terpengaruh minuman keras.

“Ketika saya mabuk, saya datangi mama saya untuk bersetubuh. Dia mau,” akunya.

6. Sang ibu akhirnya ditahan

NRH akhirnya juga ditahan setelah menjalani perawatan di puskesmas pascamelahirkan. Dia ditahan karena diangggap ikut terlibat membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan sang anak kandung SPR, 20. Dia ditahan di Rutan Selong.

“Penahanan NRH ini terkait dengan kejahatan pidananya karena ikut terlibat membuang bayinya tersebut,” terang Kanit PPA Polres Lotim Aiptu I Nyoman Samba seperti dilansir dari JPNN, Rabu (1/6).

Sumber:rmol[ida]

Posted by: Admin Transformasinews.com

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016