Cara JK Hormat Bendera Sesuai PP Bendera Kebangsaan RI

TRANSFORMASINEWS, JAKARTA. Aksi Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tidak hormat saat pengibaran bendera dalam upacara peringatan HUT ke-70 Republik Indonesia, di Istana Merdeka ternyata tidak menyalahi aturan. Aksi JK itu juga dilakukan Wakil Presiden Mohammad Hatta saat mendampingi Presiden Soekarno.Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia, Pasal 20,  pada waktu upacara penaikan atau penurunan bendera kebangsaan, semua orang yang hadir harus memberi hormat dengan berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera sampai upacara selesai.Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu organisasi memberi hormat menurut cara yang telah ditentukan oleh organisasinya. Tetapi, mereka yang tidak berpakaian seragam, cukup memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang semua jenis penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, sorban dan kudung atau topi-wanita yang dipakai menurut agama atau adat-kebiasaan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla tertangkap kamera tidak hormat bendera saat pengibaran bendera merah putih dalam upacara peringatan HUT ke-70 Republik Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta. Meski kejadiannya hanya tampil selintas di layar televisi, tapi tak urung JK menjadi bulan-bulanan netizen di dunia maya.

Seperti cuit pemilik akun twitter @ayurizkiyani07 Kenapa Pak JK tdk mau Hormat pada saat pengibaran bendera ya? Itu kan seorang Wapres hrs pny rasa nasionalisme & menghormati Bangsa Sendiri.

Hal serupa diungkapkan @husni_tan saat Pengibaran Bendera pusaka @Pak_JK tidak memberikan Penghormatan, ada apa dgn tangan kanannya?.

Wapres JK Dikecam karena Tak Beri Hormat saat Pengibaran Bendera Merah Putih

Wapres JK Dikecam karena Tak Beri Hormat saat Pengibaran Bendera Merah Putih

–Twitter/@Lukmandenma   JK dinilai netizen tidak bersikap hormat ketika pengibaran bendera Merah Putih dalam upacara kenegaraan memperangati hari proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

 Wakil Presiden RI Jusuf Kallamenjadi target perundungan di dunia maya, tepat saat Hari Ulang Tahun ke-70 kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17-8-2015).

JK, akronim yang menjadi sapaan akrab sang wapres, dinilai netizentidak bersikap hormat ketika pengibaran bendera Merah Putih dalam upacara kenegaraan memperIngati hari proklamasi kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Saat prosesi pengibaran bendera, JK tertangkap kamera tidak menyejajarkan tapak tangan setinggi dahi tanda penghormatan.

Sementara Presiden RI Joko Widodo, yang berada  tepat di sisinya, memberikan salut seperti lazimnya peserta upacara bendera.

“Pak Jusuf Kalla gak hormat bendera. Keder dia ya?” tulis akun @dddyyyaaahhh.

Bahkan, akun @depadepp menyindir, “Dihh, itu si Jusuf Kalla warga negara mana sih?? Masa ga hormat bendera pas lg pengibaran.. – Indopendence.”

Tidak Wajib

Menurut informasi yang dihimpun, sikap JK yang tidak menyejajarkan tapak tangan ke dahinya sebagai tanda salut saat pengibaran bendera nasional, tidaklah bertentangan dengan hukum.

Untuk diketahui, menyejajarkan tapak tangan ke dahi untuk memberikan salut, merupakan sikap penghormatan khas militer.

Sementara jenis salut yang diatur dalam Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan RI, tidak mengharuskan pejabat negara sipil memberikan sikap salut ala militer.

Selengkapnya, pasal itu tertulis:

Pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera Kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan  berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera sampai upacara selesai.
Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu orhanisasi memberi hormat menurut cara yang telah ditentukan oleh organisasinya itu.
Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan  tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang semua jenis penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, sorban dan kudung atau topi-wanita yang dipakai menurut agama atau ada kebiasaan.
Laporan:Fauzan Hilal/FZN/ Reza Gunadha
Sumber:Metrotvnews.com/ Tribunnews.com
Posted by: Amrizal Aroni
WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016