SRIPOKU.COM, BATURAJA
TRANSFORMASINEWS.COM, BATURAJA – Bahan peledak (handak) yang melukai tiga korban diduga berasal dari hulu ledak dari mortir TP.
Handak ini ditembakkan namun kemungkinan tidak meledak mungkin jatuh di tempat becek, kemudian badan dan hulu ledaknya sudah tidak ada badannya lagi.
Hal itu dikatakan Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK Mh yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/3/2014).
Kapolres yang juga mantan Kaden Gegana ini menjelaskan, meskipun demikian ini baru dugaan sementara setelah melihat sisa serpihan dan ring komponen yang biasanya ada di kepala mortir.
Dikatakan Kapolres bahan peledak primer ini supersensitif.
“Untungnya badannya sudah tidak ada lagi,” kata Kapolres seraya menambahkan kalau badannya masih ada ledakannya lebih besar lagi.(SRIPOKU.COM, )
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
