TERNYATA KEPEMIMPINAN DAVID DI MUBA BELUM HABIS

SALAH TAFSIR SK MENDAGRI

alex mubaTRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG. Pembatalan pelantikan penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) pada hari ini, Senin (16/1) akibat adanya salah tafsir dari Surat Keputusan (SK) Kementrian Dalam Negeri.

Menurut Gubernur, pihaknya mengganggap dengan habisnya masa jabatan Bupati/Wakil Bupati Muba terpilih. Maka, habis juga masa jabatan Pelaksana Tugas (PlT) Bupati Muba, BJ David Siregar.

“Tadinya, nyangko harus tanggal 16 (Januari 2017), makanya dibuatkan oleh protokol tanggal 16 (Januari 2017),” ungkap Alex kepada RMOLSumsel di Pemprov Sumsel, Senin (16/1).

Dengan batalnya pelantikan Penjabat (PJ) Bupati Musi Banyuasin pada Senin (16/1/2016) di Lapangan Stable Berkuda Sekayu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel memastikan pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin tetap berjalan seperti biasanya.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) penunjukan BJ David Siregar sebagai PLT Bupati Musi Banyuasin dari Kementerian Dalam Negeri, tidak tercantum masa waktu, sesuai dengan habisnya masa jabatan Bupati/Wakil Bupati Muba terpilih pada Senin (16/1/2017).

Menurutnya, berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai penunjukan David BJ Siregar sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muba belum habis masa waktunya.

“Tetap tidak terjadi kekosongan (jabatan Bupati),” ungkapnya.

Dalam SK Penunjukkan tersebut, lanjut Gubernur, David BJ Siregar tetap sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Musi Banyuasin, yang berlaku sampai dengan dilantiknya PJ Bupati.

“Jadi, kalau PJ (Bupati Muba)-nya dilantik minggu depan, ya sampai minggu depan,” tegasnya.

Sumber: Rmolsumsel[rhd]

Posted by: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.