Semua Pimpinan KPK Tersangka, Pemberantasan Korupsi Terhambat

main2-AbrahamSamadBW

Ketua KPK Abraham Samad bersama wakil ketua KPK Bambang Widjojanto (Antara)

 TRANSFORMASINEWS, JAKARTA–   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menyelesaikan polemik KPK-Polri. Sebab, polemik yang terus terus meruncing itu berimbas terhadap stabilitias lembaganya. Kinerja KPK, Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP, bakal terpengaruh jika unsur pimpinan KPK lainnya setelah Wakil Ketua Bambang Widjojanto juga ditetapkan tersangka oleh Polri. Bahkan, sebut Johan, KPK akan lumpuh jika satu persatu pimpinan KPK dijadikan tersangka.

“Bahwa situasi dan kondisi KPK harus dipahami kalau pimpinan KPK satu demi satu jadi tersangka dan mengacu pada UU 30/2002 bahwa pimpinan (jadi) tersangka maka dia diberhentikan sementara melalui Keputusan Presiden (Keppres). Nah jika itu yang terjadi, kami ingin memisahkan persoalan pribadi dengan lembaga. tapi tentu akan berimbas pada lembaga, jika pimpinan jadi tersangka dan dinonaktifkan, maka adalah sebuah fakta KPK akan lumpuh,” ungkap pria yang sebelumnya dikenal publik sebagai Juru Bicara KPK itu.

Upaya KPK menuntaskan kasus-kasus korupsi, sambung Johan, akan terganggu jika hal tersebut terjadi. “Apa yang terjadi kalau KPK tidak bisa lakukan fungsi dan tugasnya, ada ratusan kasus yang sekarang sedang ditangani KPK baik penyelidikan, penyidikan, penuntutan termasuk dalam proses persidangan, ini harus dipahami publik,” tutur dia.

Disisi lain, Johan juga memahami Mabes Polri memiliki wewenang dalam memproses kasus yang diduga melibatkan unsur pimpinan KPK. Sebab, hal itu datang dari laporan masyarakat. Pun demikian, Johan mengingatkan kembali bahwa hal itu bukan permasalahan antar lembaga, tetapi merupakan persoalan individu.

Sumber: Centroone.com

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016