Merasa Dipecat Sepihak, Muslimin Laporkan SO ke Surya Paloh
|
MUSLIMIN BAIJURI/ RMOLSUMSEL |
|
TRANSFORMASINEWS, BATURAJA. Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Muslimin Baijuri menyatakan, sampai saat ini dirinya belum dipecat dan tidak akan dipecat oleh pendiri Partai NasDem, Bung Surya Paloh.
Adanya pelantikan Kuryana Azis sebagai ketua DPD Partai NasDem OKU yang menggantikan dirinya merupakan akal-akalan Syahrial Oesman (SO).
“Saya belum dipecat dan tidak akan dipecat Bung Surya Paloh sebagai kader partai sejati. Buktinya surat pemecatan saya tidak ada. Apalagi saya bersama 8 Ketua DPD lainnya telah dijamin tidak akan dipecat oleh Bung Surya Paloh ketika mempertahankan Partai NasDem dari pengkhianat partai di awal pendirian Partai NasDem di Sumsel,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (26/6).
Menurut Muslimin, dalam menjalankan roda organisasi Partai NasDem di Sumsel, SO jelas melakukan tindakan-tindakan melawan gerakan restorasi dan perusak citra partai.
“Dia (Syahrial Oesman,red) pikir memimpin Partai NasDem dapat berbuat arogan sama seperti dia memimpin layaknya saat dia menjabat Gubernur. Disinilah menunjukkan penyimpangan beliau sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sumsel yang merusak citra restorasi,” paparnya seraya menambahkan perbuatan amoral lainnya yang dilakukan SO membuat dia dimosi tidak percaya oleh 12 DPD Partai NasDem se-Sumsel.
Lebih lanjut, sebagai kader partai, dirinya tahu persis bagaimana melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai NasDem, karena sejak awal sudah mendapatkan pelatihan tentang menjalankan amanat restorasi yang diinginkan Surya Paloh.
“Meskipun SO memimpin DPW Partai NasDem Sumsel, tapi beliau belum pernah mengikuti pelatihan dasar Partai NasDem karena beliau masuk partai saat menjelang Pemilu. Sementara saya sejak awal tahu persis sebagai pendiri partai ini di Kabupaten OKU, telah mengikuti pengkaderan dan paham benar ke arah mana partai ini harus dijalankan,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, dirinya akan melaporkan perbuatan SO kepada Mahkamah Partai NasDem di pusat. Dan bila perlu akan langsung menemui Bung Surya Paloh bersama pengurus DPC se-kabupaten OKU untuk membeberkan penyimpangan restorasi yang dibuat SO di Sumsel.
“Sebagai kader partai, saya meragukan SK yang dikeluarkan DPP Partai NasDem itu asli. Bisa saja SK menggantikan saya sebagai Ketua DPD Partai NasDem OKU, itu SK Bodong alias palsu, atau setidaknya asli tapi palsu (aspal) yang sengaja dilakukan oleh SO yang mantan Napi ini,” ucap Wak Liem panggilan akrab Muslimin ini.
Soalnya apabila ada pergantian Ketua Partai, pasti terlebih dahulu dikeluarkan SK Pemberhentian Ketua sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh DPP Partai NasDem kepada Ketua DPW Partai NasDem sebelumnya, Febuar Rahman. Setelah SK pemberhentian keluar, baru disusun kepengurusan baru.
“Saya kasihan saja dengan Pak Kuryana yang dianggap menjadi Ketua DPD Partai NasDem OKU yang belum tentu SK itu asli karena saya yakin SK itu aspal. Pasti dia akan malu sebagai Bupati dan akan menerima resiko akibat permainan busuk ini,” paparnya seraya menyatakan kalau Kuryana mendapat pelajaran sebagai “pencuri” Parpol oleh Syahrial Oesman.
Selain SO, 3 Dewan Nasdem Penggadai SK Juga Ikut Dilaporkan
Nampaknya ultimatum yang dilontarkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kepada seluruh anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota terpilih untuk tidak menggadaikan surat keputusan (SK) pengangkatan DPRD, hanya dianggap angin lalu saja oleh kader NasDem yang duduk di Legislatif.
Buktinya tiga legislator asal Partai NasDem yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), malah sudah menggadaikan SK-nya ke Bank.
Hal tersebut dibeberkan Muslimin Baijuri, Ketua DPD NasDem OKU, yang dipecat sepihak oleh Ketua DPW NasDem Sumsel, Syahrial Oesman (SO).
“Saya sudah memiliki bukti-bukti itu,” ungkap Muslim seraya menyatakan telah banyak kesalahan lainnya yang sudah diinventarisir oleh Sekretaris DPD Partai NasDem OKU.
Wak Liem (panggilan akrab Muslimin) sengaja mengulas pernyataan sang Ketum Partainya itu dan menagih ketegasan Surya Paloh.
Jika ada anggota DPRD dari NasDem berani menggadaikan SK pengangkatan, NasDem akan memberikan sanksi tegas.
“Bahkan bung Surya Paloh menyatakan tidak segan-segan memecat anggota DPRD terpilih dari Partai NasDem yang kedapatan menggadaikan SK pengangkatannya kepada bank untuk mendapatkan pinjaman. Saya pegang kata-katanya dan akan saya laporkan,” tegas Muslim.
Terkait adanya kader partai dan anggota DPRD Partai NasDem OKU yang dimasukkan ke pengurusan baru yang dibuat SO, Muslimin menegaskan kalau mereka adalah korban partai yang tidak punya pendirian.
“Mereka pasti akan saya ajukan pemecatan ke DPP Partai NasDem karena telah menyimpang dari restorasi bahkan mereka melawan Kebijakan Surya Paloh,” cetusnya, Sabtu (27/6).
Lebih lanjut, bila SK pergantiannya sebagai ketua DPD Partai NasDem OKU beredar, dan bila terbukti aspal, maka akan dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan ke Mahmakah Partai karena merusak partai ini.
“Kalau ternyata SK penggantian saya itu asli, berarti tidak ada lagi restorasi di Indonesia ini. Karena semua itu hanya slogan saja dan saya sangat yakin, tidak mungkin Bung Surya Paloh mau menggadaikan restorasi untuk mempertahankan Syahrial Oesman yang dengan jelas-jelas biang kerok perusak restorasi,” beber Wak Liem.
Dirinya mengaku sebagai kader yang sangat patuh dan siap menjalankan semua kebijakan dan keputusan DPP Partai NasDem.
“Saya yakin ada permainan transaksional yang dilakukan oleh Syahrial Oesman dalam mendukung Kuryana yang soal ini juga akan saya sampaikan ke DPP Partai NasDem,” ancamnya.
SUMBER:. [RMOL/AR]
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi