Ratusan Mahasiswa Tuntut Janji Kampanye Alex

Demo-BEMNAS-2ynbnz9r6a8z3h5t1bhkayTRANSFORMASINEWS, PALEMBANG- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Gerakan Mahasiswa (Gema) Badan Eksekutif Mahasiswa Nasional (Bemnas) Kamis (5/3), menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan tuntutan meminta Gubernur untuk merealisasikan janji-janji politik yang perna diucapkan sewaktu kampaye beberapa waktu silam.
“Kedatangan kami kesini untuk meminta Gubernur Sumsel merealisasikan janji-janji politik yang telah diucapkannya pada saat kampanye beberapa waktu yang lalu,” ujar Arif Parawita selaku Koordinator Aksi (Korak) Forum Gema Bemnas.
 Selain itu juga Arif mengatakan, adapun tuntutan yang diminta pihaknya yaitu mengkritisi kebijakan sekolah dan kuliah gratis, menanyakan proses Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kembalikan jargon swasembada pangan dan lumbung energi, menyelesaikan konflik lahan, agraria dan tanah adat.
“Selain itu kami juga menagih janji Gubernur Sumsel yang berjanji akan membantu kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gema Bemnas yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang pada 2-5 Maret,” katanya.
Arif mengungkapkan, pihaknya hanya meminta kepada Pemprov Sumsel untuk membantu menyediakan tempat penginapan bagi perwakilan BEM yang datang dari luar Provinsi Sumsel.
“Kami hanya minta bantu penginapan peserta yaitu Asrama Haji atau Wisma Atlit tapi Pemprov Sumsel hanya bisa menyediakan akomodasi berupa kamar kos-kosan. Karena tidak layak maka kami selaku panitialah yang menyediakan atau mengkondisikan kembali tempat penginapan,” ungkapnya.
Arif menambahkan, pihaknya berharap kedepan pemprov sumsel tidak hanya mendukung kegiatan yang sifatnya olahraga tapi juga harus mendukung kegiatan yang sifatnya kemahasiswaan seperti Mukernas Gema Bemnas  ini. “Pesan saya untuk Bapak Gubernur, ayo pak kita sama-sama untuk membangun daerah. Generasi muda dikalangan mahasiswa harus juga dirangkul untuk membangun provinsi sumsel ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, Widodo F Hardjono yang merupakan perwakilan dari Pemprov Sumsel yang menemui Forum Gema Bemnas mengatakan, saat ini Gubernur Sumsel, Alex Noerdin tengah berada di Jakarta untuk membahas kelanjutan proyek pembangunan jalan tol trans Sumatera dengan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Bogor. “Kami sepenuhnya sepakat apa yang telah disampaikan. Kuliah gratis berlaku di Sumsel. Karena sekolah-sekolah berada dibawah kewenangan walikota/Bupati. Maka, Gubernur tidak mempunyai kewenangan langsung untuk mengawasi,” katanya.
DPRD Sumsel telah menyetujui Raperda tentang kuliah gratis yang dicanangkan oleh Pemprov Sumsel. “Kemarin siang perda kuliah gratsi telah disetujui oleh DPRD Sumsel. Sehingga, adanya ungkapan Gubernur ingkar janji, itu tidak benar. Untuk sementara waktu ini, program kuliah gratis ditujukan kepada masyarakat tidak mampu dan semua digratiskan,” ujar Widodo
.
Widodo mengungkapkan, kepada seluruh perwakilan mahasiswa yang berasal dari Provinsi lain. Dapat membawa fotokopy Perda Kuliah Gratis Sumsel yang telah disetujui oleh DPRD Sumsel. Agar dapa disampaikan kepada pimpinan di Provinsi masing-masing. “Rekap perda kuliah gratis di Sumsel, agar dapat disampaikan  ke pemerintah masing-masing. Apabila Gubernur Sumsel bukan hanya kecap,” ungkapnya.

Sumber:sumateradeadline.com