TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Membludaknya pasien berobat gratis dan pasien BPJS menyebabkan sejumlah rumah sakit di Sumsel kewalahan menampung pasien,tak hanya itu pasien pun sering dibenturkan oleh rumah sakit dengan alasan semua kamar penuh.
Menanggapi sering ditemukanya permasalahan tersebut Komisi V DPRD Sumsel mendesak Pemprov Sumsel untuk mempercepat pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mengatasi permasalahan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Anggota Komisi V DPRD Sumsel H Rizal Kenedi mengatakan jika dalam tiga tahun anggaran ini kelihatan belum ada progres pembangunan RSUD Sumsel yang di bangun eks Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar.
“Saya dan kawan-kawan di komisi V dalam waktu dekat, akan meninjau dan melihat pembangunan RSUD Sumsel sudah sejauh mana pembangunanya, sudah sekian ratus miliar kita programkan untuk pembangunan RSUD, namun belum nampak pembangunannya, ada apa kendalanya,” ungkap politisi partai PPP ini kepada rakyat merdeka online sumsel bebarapa saat lalu.
Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan Kadinskes Sumsel, tender pembangunan RSUD Sumsel baru selesai dan baru akan dimulai pembangunannya.
“Kalau kemarin baru pondasi , makanya akan kita lihat sejauh mana, karena RSUD Sumsel sudah sangat urgen,” kata Rizal kenedi yang ikut mencalonkan diri pada pilkada serentak 9 desember mendatang di Kabupaten Pali.
Dari itu, kami akan melihat langsung proses pembangun RSUD ini, karena tendernya sudah selesai sekarang tinggal tahap pelaksanaan pembangunanya.
“Ya kalo sudah tender, tinggal proses pelaksanaananya saja, kita berharap pembangunan RSUD ini bisa dipercepat, ini salah satu solusi untuk mengurai membeludaknya pasien di rumah sakit yang sekarang ini terjadi dan sering di keluhkan masyarakat,” tutupnya.
Laporan: Hafiz Al-Fangky/yip
Sumber:RMOL
Posted By: Amrizal Aroni/Transformasinews
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi