Pelantikan Lima Penjabat Bupati Sumsel Tertunda

Pelantikan Lima Penjabat Bupati Tertunda
Tiga dari lima penjabat bupati yang bakal dilantik, Robby Kurniawan, Yulizar Dinoto, Richard Chahyadi pada HUT ke-70 RI di Griya Agung, Minggu (17/8/2015).

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Pelantikan lima Penjabat Bupati yang telah habis masa jabatan kepala daerahnya mengalami penundaan. Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Pemprov Sumsel Drs Amsin yang Jumat (21/8) sore baru pulang dari Kemendagri diyakini telah mengantongi SK Mendagri memperkirakan baru akan terlaksana pelantikannya 25 Agustus 2015.
“Besok (24/8) sepertinya belum. Kemungkinan besoknya Selasa (25/8). Dak bisa kita, jangan nyebut tempatnya. Besoklah nunggu pastinya,” ungkap Drs Amsin, Minggu (23/8/2015).
Seperti diketahui pada 22 Agustus 2015, masa pemerintahan bagi lima kepala daerah di Sumatera Selatan berakhir. Karenanya, Pemerintah Provinsi Sumsel harus langsung melantik penjabat bupati kelima daerah tersebut untuk meneruskan pemerintahan selama belum dilaksanakannya Pilkada Serentak 9 Desember 2015 mendatang ini.
Sebelumnya Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengatakan pelantikan kelima penjabat bupati Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, OKU Selatan, OKU Timur dan Musirawas tidak bisa langsung dilaksanakan pada saat berakhir masa jabatan bupati setempat.
Sebab, 22 Agustus bertepat dengan hari libur kerja, sementara di hari kerja tidak diperbolehkan adanya kegiatan pelantikan di pemerintahan dan sebagainya.
“Tidak bisa (dilakukan pelantikan Pj Kepala Daerah), kan libur. Acuannya, berdasarkan peraturan tidak boleh ada pelantikan, jadi harus ditunda hingga masuk hari kerja. Pelantikan ini akan dilakukan pada 24 Agustus nanti, atau Senin pagi di Aula Bina Praja Pemprov Sumsel,” ujarnya.
Karena adanya kekosongan jabatan selama dua hari di pemerintahan lima daerah itu, maka Pemprov Sumsel sudah menyiapkannya.

Jika ada kegiatan pemerintahan, kata Alex, maka Sekda dari masing-masing kabupaten akan menjadi Plh (pelaksana harian) sementara menggantikan kekosongan pemerintahan.

“Sekda-nya yang akan turun. Tapi sabtu dan minggu kan jarang ada kegiatan. Kalaupun ada ya kondangan,” kata suami Hj Eliza Alex.

Hingga kini pihak Pemprov Sumsel masih enggan membeberkan nama-nama penjabat bupati yang bakal dilantik tersebut, Amsin pun tak mau komentar ketika wartawan menyebutkan satu persatu nama yang diyakini sudah beredar.

“Belum bisa kita nyebut nama-nama, nunggu pelantikannya nanti saja,” kata Kabiro Otda Setda Pemprov Sumsel Drs Amsin.

Meski Amsin masih merahasiakannya, namun telah beredar nama yang akan dilantik. Untuk penjabat Bupati OKU Timur Richard Chahyadi, penjabat bupati OKU Selatan Robby Kurniawan,penjabat bupati OKU Maulan Aklil, penjabat bupati Musirawas Riki Junaidi, dan penjabat bupati Ogan Ilir H Yulizar Dinoto SH.

H Yulizar Dinoto SH yang kini masih menjabat Kepala BPBD Sumsel ketika dikonfirmasi mengaku belum menerima SK dan belum ada pemberitahuan bakal adanya pelantikan.

“Belum ada itu baik SK maupun pemberitahuan bakal ada pelantikan. Prinsipnya kalau memang ditugaskan Pak Gubernur sebagai penjabat bupati di daerah manupun di Sumsel ini, saya siap melaksanakan tugas tersebut sebaik-baiknya,” ujar Noto di Posko Penanggulangan Bencana Kabut Asap.

Hal senada juga dikatakan Richard Chahyadi yang kini masih menjabat Kepala Kesbangpol Sumsel.

“SK belum nerima. Pas pelantikan biasanya, Selasa ya?. Mungkin di Otda masih belum dibuka SK dari Mendagri. Kita selaku aparatur negara harus siap menjalankan tugas sesuai koridor hukum yang berlaku. Selaku penjabat di kabupaten yang menjelang dilaksanakan Pilkada tentu ada dua fungsim menjalankan pemerintahan seperti layaknga. Yang kedua, mensukseskan pelaksanaan Pilkada sampai dilantiknya pimpinan rakyat,” kata Richard Chahyadi.

Ketika ditanya kesiapannya untuk mengemban amanah di Pilkada OKU Timur seperti informasi yang hangat tersiar, Richard pun menyatakan siap.

“Menurut infonya seperti itu (jadi penjabat bupati OKU Timur). Di manapun kita siap selaku bawahan,” ujar Richard.

Pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumsel lainnga yang dikabarkan bakal dilantik sebagai penjabat Bupati di daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak, Robby Kurniawan masih enggan berkomentar banyak.

“Kalau itu aku idak tahu. Itu hak prerogratif pak gubernur,” kata Robby Kurniawan.

Kabiro Umum dan Perlengkapan yang santer bakal menjadi Penjabat Bupati OKU Selatan ketika didesak jika itu sudah perintah gubernur, ia pun menyatakan siap.”Kalau itu diperintahkan, kita siap,” ujarnya.

Laporan:Abdul Hafiz

Sumber:SRIPOKU

Posted by: Amrizal Aroni