Menpan: Verifikasi Pengangkatan 439 Ribu Guru Honorer Dimulai Tahun 2016

Menpan: Verifikasi Pengangkatan 439 Ribu Guru Honorer Dimulai Tahun 2016

Demo guru honorer di depan Gedung DPR (Foto: Rachman Haryanto)

TRANSFORMASINEWS, JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, menegaskan pemerintah dan DPR sudah menyepakati pengangkatan status guru honorer kategori 2 menjadi PNS secara bertahap. Verifikasi pengangkatan akan dimulai pada tahun 2016.”Intinya pemerintah, DPR dan kementerian sepakat dengan penyampaian aspirasi dari teman-teman forum tenaga honorer kategori 2, karena pemerintah juga memperhatikan aspirasi tenaga honorer K-2 yang telah bekerja cukup lama, dan terhadap mereka yang telah terdaftar dalam database, nantinya mereka bisa diakomodir dari aapa yang telah disampaikan,” ujar Menteri Yuddy usai mengikuti rapat bersama Komisi II di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/9/2015).Proses pengangkatan akan dilakukan bertahap dengan target penyelesaian pada tahun 2019. “Sebelum proses pengangkatan PNS, kami akan lakukan proses verifikasi karena ada 440 ribu tenaga honorer untuk memastikan siapa yang berhak dan bisa menjadi PNS,” imbuhnya.

Selain itu Yuddy mengingatkan agar guru honorer tidak tertipu bila ada permintaan duit pungutan terkait proses pengangkatan status menjadi PNS

“Jangan sampai honorer yang tertipu membayar sejumlah tertentu. Tidak dipungut satu rupiah pun karena database di kami sudah ada. Mari kita awasi bersama, kalau ada kejanggalan laporkan,” ujar Yuddy.

Berikut 6 kesimpulan hasil rapat antara Menpan RB dengan Komisi II DPR:

1. Komisi II DPR dan Kementerian PAN RB sepakat untuk mengangkat tenaga honorer kategori K2 sejumlah 439.956 orang menjadi PNS melalui verifikasi.

2. Tahapan pemenuhan pengangkatan tenaga honorer K2 seperti yang disebutkan pada poin 1 akan dilakukan pembicaraan pada rapat kerja berikutnya untuk mendengarkan terlebih dahulu “roadmap” pengangkatan dari Kemenpan RB yang dimulai secara bertahap dari tahun 2016 sampai dengan paling lambat tahun 2019.

3. Komisi II dan Menpan RB sepakat untuk membicarakan dukungan keuangan negara bersama dengan Kementerian Keuangan.

4. Berkenaan dengan keputusan bersama tentang kebijakan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 akan diagendakan secepat-cepatnya sebelum RAPBN tahun 2016.

5. Berkaitan dengan lanjutan pagu anggaran 2016, Kemenpan RB, BKN, dan KASN, akan dilakukan pada 21-22 september 2015.

6. Komisi II dan Menpan RB sepakat untuk menyiapkan landasan hukum dalam penyelesaian masalah tenaga kerja honorer K2.

Menpan: Pengangkatan 440 Ribu Guru Honorer Jadi PNS Bertahap Hingga 2019

Foto: Rachman Haryanto

 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi melakukan rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI. Ada 2 poin utama yang disampaikan oleh Menteri Yuddy.”Pertama, mengenai anggaran pengangkatan K2 atau tenaga guru honorer menjadi PNS sebanyak Rp 34 triliun,” kata Yuddy di gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2015).Selain itu, Kemenpan RB akan segera mengakomodir tuntutan para guru honorer, yakni dengan mengangkat mereka sebagai PNS. Pengangkatan akan dilakukan secara bertahap.

“Rencana pengangkatan 440 ribu guru honorer untuk menjadi PNS hingga akhir tahun ini atau berjenjang secara bertahap hingga tahun 2019,” ujarnya.

Paparan Menteri Yuddy ini ditanggapi positif oleh beberapa fraksi, salah satunya Fraksi Demokrat. Namun untuk pelaksanaan seleksinya diminta tidak terlalu lama.

Fraksi Demokrat juga mengusulkan agar 440 ribu tenaga honorer ini dibagi rata ke dalam 34 provinsi dan bukan menyesuaikan permintaan atau kebutuhan masing-masing provinsi agar terjadi pemerataan.

Sementara itu Fraksi PKB tidak sepakat dengan anggaran yang diusulkan oleh Menpan RB, karena menurut mereka angka tersebut terlalu besar. Selain itu pengangkatan guru honorer menjadi PNS diminta untuk diselesaikan akhir tahun ini tanpa harus menanti hingga tahun 2019.

Sebelumnya perwakilan guru honorer telah menemui Menteri Yuddy. Mereka berdialog menyampaikan tuntutan, mendesak pemerintah menerbitkan regulasi tentang penuntasan honorer kategori 2 menjadi aparatur sipil negara (ASN), memberikan upah layak bagi honorer sebesar UMP dan mengangkat seluruh guru honorer menjadi PNS.

Dapat Kabar Pengangkatan Jadi PNS, Guru Honorer di DPR Bubar

Dapat Kabar Pengangkatan Jadi PNS, Guru Honorer di DPR Bubar

Foto: Edward F.K./detikcom

Ratusan guru honorer akhirnya mengakhiri aksinya dari depan Gedung DPR. Mereka bubar setelah mendapat kepastian pengangkatan secara bertahap menjadi PNS.

Ketua PGRI Sulistyo menyampaikan informasi ini kepada ratusan guru honorer dari atas mobil sound system. Tak pelak, kabar ini pun langsung disambut sukacita oleh para tenaga honorer.Ada yang bersorak sorai hingga sujud syukur. Malah ada juga beberapa tenaga honorer perempuan yang tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya hingga menangis.”Alhamdulillah,” pekik mereka di depan Gedung DPR, Selasa (15/9/2015) pukul 18.30 WIB.

Sejurus kemudian, salah satu orator meminta agar demonstran membubarkan diri dengan tertib. Tanpa perlu berlama-lama, mereka akhirnya bubar. Kini jalur di depan Gedung DPR yang mengarah ke Slipi kembali lancar.

Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi memastikan pemerintah akan segera mengakomodir tuntutan para guru honorer yaitu dengan mengangkat mereka sebagai PNS. Pengangkatan akan dilakukan secara bertahap.

“Rencana pengangkatan 440 ribu guru honorer untuk menjadi PNS hingga akhir tahun ini atau berjenjang secara bertahap hingga tahun 2019,” kata Yuddy saat rapat dengan Komisi II DPR.

Laporan:Aditya Fajar Indrawan/Edward Febriyatri Kusuma
Sumber: detikNews (fdn/edo/mok/khf)
Posted by: Amrizal Aroni
WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016