Ketua PWI Lampung: Kecam Pernyataan Kapolres Way Kanan

Dok.Foto (Youtube) Transformasinews.com

TRANSFORMASINEWS.COM, JAKARTA. Penghinaan terhadap profesi wartawan yang dilakukan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Asrul Kurniawan dikecam keras oleh Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Lampung Supriyadi Alfian.

Menurut Supriyadi, pernyataan Kapolres itu sangat tidak etis dan memperlihatkan arogansi penegak hukum.

“Ini adalah sikap arogansi yang ditunjukkan oleh petinggi kepolisian si tingkat kabupaten,” tegas Supriyadi kepada wartawan, Senin (28/8).

Menurut Supriyadi, pernyataan Kapolres yang menyampaikan pendapatnya terkait perkembangan media cetak dengan media siber di depan umum dan bernada tinggi sangat tidak pantas.

Atas dasar itu, PWI kata Supriyadi akan menelusuri latar belakang sehingga Kapolres bisa menyampaikan kalimat yang jauh dari sopan tersebut.

“Silahkan saja aparat menegakkan peraturan di daerahnya, hanya saja jangan memaki wartawan,” kecam Supriyadi.

Berdasar informasi yang dihimpun, penghinaan tersebut dia lontarkan saat penertiban massa pro dan kontra batu bara yang hampir terlibat chaos di Kampung Negeribaru, Blambanganumpu, Waykanan, sekitar pukul 02.30 WIB kemarin (27/8). Saat itu Kapolres Waykanan dan anggotanya datang untuk menenangkan situasi. Pada saat bersamaan, dua wartawan elektronik bermaksud mengabadikan peristiwa tersebut dengan kamera dan perekam mereka.

Melihat hal itu, Budi langsung melarang awak media melaksanakan tugasnya meliput peristiwa tersebut. Dia beralasan trauma dengan kejadian di Tulungbuyut, Gununglabuhan. Sebab, rekamannya yang berbicara di depan khalayak kala itu diunggah ke media sosial sehingga mendapatkan beragam tanggapan dari netizen.

Di media sosial yang beredar AKBP Budi Asrul Kurniawan berkata saat ini orang lebih suka menonton televisi. Perwira menengah itu bahkan menghina profesi wartawan dan mendiskreditkan media cetak di Lampung. Di hadapan dua wartawan, Budi menyamakan profesi jurnalis dengan kotoran hewan. Bukan itu saja, dia juga menyatakan koran di Lampung tidak ada yang membaca.

“Sekarang orang nonton HBO, bokep. Ngapain nonton berita,” ujar Budi yang juga menantang wartawan lainnya untuk melawannya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul Kurniawan belum bisa dimintai konfirmasi mengenai masalah tersebut.

Sumber: Rmol.co [san]

Posted by: Admin Transformasinews.com