Jalan Giri Mulya-Lebong Atas Belum tuntas “Kurang 1,5 KM Lagi”

Pekerjaan hotmix jalan provinsi di lintas Lebong – Bengkulu Utara, diprotes warga. Itu karena volume pekerjaan tidak tuntas 100 persen.

TRANSFORMASINES.COM, PELABAI-BENGKULU. Pekerjaan hotmix jalan provinsi di lintas Lebong – Bengkulu Utara, diprotes warga. Itu karena volume pekerjaan tidak tuntas 100 persen.

Seharusnya hotmix sampai ke Desa Atas Tebing, Kecamatan Lebong Atas. Namun jalan hanya sampai di sawangan Kecamatan Lebong Atas. ‘’Ini ada apa? Kok pekerjaan hotmix tidak keseluruhan,’’ tanya Burhanadi (45), warga Desa Atas Tebing.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Lebong, Doni Swabuana, ST mengaku sudah minta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu menambah volume pekerjaan jalan provinsi di Lebong sepanjang 1,5 kilometer.

Yakni untuk pekerjaan jalan Giri Mulya – Lebong Atas sepanjang 15 kilometer. ‘’Spek pekerjaan kekurangan volume akibat penetapan titik nol yang kurang tepat,’’ terang Doni.

Alhasil realisasi pekerjaan jalan senilai Rp. 39 miliar itu merugikan Pemkab Lebong. Titik nol yang ditetapkan Dinas PU Provinsi di jembatan Bukit Resam, Bengkulu Utara kurang maju 1,5 kilometer ke arah Lebong, sehingga fisik pekerjaan Giri Mulya – Lebong Atas tidak seratus persen masuk Lebong. Jalan yang dibangun tidak sampai ke Desa Atas Tebing, Kecamatan Lebong Atas.

‘’Sementara volume pekerjaan jalan tembus Muara Aman – Lebong Atas yang paketnya terpisah hanya sampai ke Desa Atas Tebing, Kecamatan Lebong Atas. Jadi tidak bisa menutupi kekurangan spek jalan itu,’’ terang Doni.

Dinas PUPRP Lebong sejak awal sudah menyampaikan ke Dinas PU Provinsi bahwa ada bentang jalan provinsi yang tidak terkena hotmix, karena penetapan titik nol yang kurang tepat.

Intinya kekurangan hotmix jalan itu harus segera dicarikan solusinya. Mengingat Lebong dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi.

Sementara pekerjaan jalan lintas Lebong-Rejang Lebong, masih dalam tahap pengerjaaan. ‘’Kami juga sudah koordinasi ke Dinas PU Provinsi minta penyelesaian pekerjaan dipercepat,’’ demikian Doni.

Sumber: Harianrakyatbengkulu (sca)

Editor: Nurmuhammad

Posted by: Admin Transformasinews.com