DEWAN MURKA…. BERAS BULOG OKU TAK LAYAK UNTUK MANUSIA

ilustrasi beras raskin/net

TRANSFORMASINEWS.COM, BATURAJA. Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Irsan Audi, mengaku jengkel dan murka dengan kondisi raskin jelek yang baru didistribusikan Bulog Sub Divre kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kepada warga OKU.

Kepada Media usai Subuh, Minggu (4/6), Irsan seolah tak kuasa menahan emosinya. Dengan bernada keras, politisi asal Partai Nasdem tersebut menyebut beras yang diterima warga tidak layak buat dimakan manusia.

“Ini beras raskin yang baru dibagikan dan diterima oleh penerima raskin di OKU sungguh memprihatinkan. Sangat tidak layak buat dimakan manusia. Sudah hancur dan berbau tidak sedap!!,” cetus Irsan.

Contoh beras macam ini ia temukan langsung pada warga yang menerima Raskin tersebut di wilayah Lubuk Raja. Dan tidak menutup kemungkinan, kata Irsan, seluruh kecamatan di OKU kondisinya akan sama.

“Ini saya temukan di kecamatan Lubuk Raja, yang baru diterima Rabu kemarin. Nah tidak menutup kemungkinan seluruh kecamatan di OKUakan sama!,” katanya.

Temuan ini, menjadi atensi khusus pihaknya (kalangan dewan) sebagai wakil rakyat di legislatif. Terlebih beras yang diterima masyarakat semacam ini, sudah sering terjadi.

“Saya sudah kantongi sekarung, dan itu akan saya ke DPRD. Saya berharap nanti rekan-rekan dewan yang lain bisa menindaklanjuti keluhan masyarakat dan perilaku buruk dari Bulog,” tegasnya.

Sekali lagi ditegaskan Irsan, bahwa hal ini dirasa sangat perlu ditindaklanjuti Karena dengan mendistribusikan beras macam ini, berarti mereka (Bulog,red) tidak menganggap warga penerima raskin selayaknya manusia.

“Mekanismenya kades suruh nebus dulu. Setelah dapat berasnya ternyata tidak layak dimakan manusia. Berasnya hancur, merah dan berbau. Layaknya beras itu ditarik kembali,” jelasnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, bahwa warga di Kecamatan Lubuk Raja yang mendapat jatah beras miskin (raskin), disuguhkan dengan beras tak layak konsumsi.

Beras yang baru didistribusikan Bulog Sub Divre OKU tersebut terlihat sudah berwarna kuning bahkan merah, kutuan serta sudah rapuh atau serbukan dan juga berbau apek jika dicium.

Seorang warga yang minta namanya tidak disebut mengatakan, jika beras didapatnya dari jatah raskin yang dibagikan oleh RT di tempat tinggalnya.

Sumber:RMOLSumsel

Posted by: Admin Transformasinews.com