|
CALON PEMILIH WAJIB HATI-HATI, BANYAK CAKADA DI SUMSEL TERINDIKASI KASUS PIDANA DAN NARKOBA/NET |
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Calon pemilih yang memiliki hak suara pada pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak tujuh Kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) 2015 wajib berhati-hati dalam menentukan pilihan.
Sebab, banyak calon kepala daerah terindikasi terlibat kasus hukum dan narkoba.
Dari tujuh Kabupaten, Front Relawan Joko Widodo (Jokowi) Sumsel hanya belum mengendus calon kepala daerah dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Sedangan Kabupaten lainnya, tidak terlepas dari kasus hukum maupun narkoba.
“Kecuali Muratara yang belum terendus, semua Kabupaten penyelenggara Pilkada serentak di Sumsel memiliki calon bermasalah, baik hukum maupun narkoba,” kata Koordinator Front Relawan Jokowi Sumsel Mitahul Firdaus, Senin (3/8).
Diungkapkan pria yang karib disapa Avir jika Front Relawan Jokowi Sumsel sudah mengantongi cacatan merah beberapa calon kepala daerah di Pilkada Sumsel. Pihaknya sendiri akan menyampaikan ke publik hingga ke nasional.
“Tentunya, kami akan sampaikan ke publik agar tidak salah pilih. Ini penting bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Tanpa menyebutkan nama kandidat, ia menjelaskan kasus yang ada di tiap Kabupaten. Untuk Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Front Relawan Jokowi Sumsel mengindikasi ada calon yang terlibat kasus pidana.
Demikian juga Kabupaten OKU Selatan, Mura dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan kasus yang sama. OKU Timur lebih parah lagi. Di Kabupaten ini, Front Relawan Jokowi bahkan mengindikasi terdapat kasus pidana dan narkoba.
“Kabupaten OI (Ogan Ilir) juga ada. Tapi kami belum memastikan kasus apa,” jelasnya.
Laporan: Sadam Maulana/sri
Sumber: RMOL
Posted By: Amrizal Aroni
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi