|
FOTO: RMOL-SUMSEL |
TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah menyiapkan Pelaksana Tugas (Plt) bagi 5 kabupaten yang masa jabatan bupatinya habis sebelum digelarnya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2015 mendatang.
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin kepada wartawan mengatakan, sejumlah nama telah dipilih oleh pihaknya untuk mengisi sementara kekosongan jabatan Bupati.
“Akan segera diumumkan,” tegasnya saat ditemui, Selasa (14/7).
Untuk pilkada serentak 9 Desember mendatang akan diikuti 7 Kabupaten, seperti Kabupaten Musirawas, Kabupaten Pali, Kabupaten OKUT, OKUS, OKU, Musi Rawas Utara (Muratara) dan Ogan Ilir (OI).
Dari ke-7 daerah tersebut, Pemprov Sumsel telah mengisi kekosongan jabatan bupati untuk 2 kabupaten. Seperti, Kabupaten PALI diisi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel, Apriyadi, dan Kabupaten Muratara diisi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Sumsel, Agus Yusdiantoro.
Berdasarkan informasi yang didapat wartawan, para pejabat ini sudah dikenalkan saat pelaksanaan Safari Ramadhan beberapa waktu lalu.
Pejabat yang bakal dipilih Alex Noerdin adalah Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Yulizar Dinoto untuk pelaksana tugas di Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Biro Kesbang Pol, Richard Cahyadi bakal ditunjuk Gubernur sebagai Plt Bupati di Kabupaten OKU.
Kabiro Perlengkapan dan Umum, Robby Kurniawan diperkirakan menjadi Plt Bupati di wilayah OKU Timur
Sementara untuk Plt Bupati Mura, ada beberapa pejabat yang berpeluang mendudukinya yakni Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel Rozali dan Asisten III, Ikhwanudin.
Kemudian untuk Plt Bupati OKU Selatan ada nama Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Kabandiklat) Musni Wijaya dan Kadishub dan Kominfo, Nasrun Umar.
“Untuk kepala BKD, Muzakir sepertinya tetap pada jabatannya karena perannya sebagai pengelola kepegawaian sangat dibutuhkan Gubernur,” kata pejabat di Pemprov Sumsel.
Sementara sebelumnya Gubernur Alex Noerdin telah memberikan isyarat kalau pejabat yang menjadi Plt harus berpangkat minimal IV B atau eselon II dan harus berpengalaman.
“Ada banyak itu orangnya. Disini aja (yang ikut Safari Ramadhan, red) ada 12 orang namun belum bisa memberikan bocoran siapa-siapa saja. Masih menilik yang pas dan kredible,” ungkapnya.
Laporan: Aan Wahyudi
Sumber: [rmol/Ar]
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi