Mentan : Tikus Tidak Menunggu Tanda Tangan Menkeu

thumb_319013_02471312122014_MENTAN_RI

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) RI

TRANSFORMASINEWS, PALEMBANG. Penyaluran anggaran untuk pertanian ternyata sempat membuat Menteri Pertanian, Amran Sulaiman kesal dengan Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro. Keduanya sempat bersitegang soal pembahasan anggaran pertanian. Keributan ini diungkapkan sendiri Mentan Amran Sulaiman saat melakukan paparan program pertanian kepada pejabat Pemprov Sumsel, kemarin (11/12) malam. Kata Mentan, persoalan di sektor pertanian ternyata cukup kompleks, tidak hanya Indeks Pertanaman (IP) di Indonesia yang sangat rendah, namun juga subsidi pupuk yang masih mandek. “Jika terlambat memberi pupuk, maka padi akan mati. Dua minggu terlambat, bisa menurunkan produktivitas padi 1-2 ton. Ini tidak boleh ditunda,” katanya saat pemaparan program Kementrian Pertanian (Kementan) RI di Palembang. Amran pun tak segan bersitegang dengan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Bambang PS Brodjonegoro, untuk memperjuangkan anggaran subsidi pupuk untuk pertanian. “Kemarin, saya ribut dengan Menkeu. Pak menteri tahu tidak tentang filosofi tanaman. Hama tikus tak menunggu proposal ditanda tangani oleh Menkeu RI dulu untuk makan, hama tidak mau tahu. Jika terlambat, saya hitung bisa 20 juta ton kehilangan (padi.red), karena tidak ada sinergi,” ujarnya.

Sumber: [RMOL]

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016