Jakarta – Menanggapi penahanan Dada Rosada, Wali Kota Bandung, pada Senin (19/8/2013) oleh KPK, aktivis 98, Iwan Sumule menyatakan, bahwa Alex Noerdin, Gubernur Sumatra Selatan yang juga diduga telah menyalahgunakan dana Bansos seharusnya juga ditangkap oleh KPK.
“Sudah jelas-jelas dalam putusan MK, bahwa Alex Noerdin diduga telah menyalahgunakan dana Bansos. 1,4 T, jauh lebih besar daripada yang digunakan oleh Dada Rosyada yang hanya 66,5 M. Mengapa KPK belum menindaklanjutinya?” tanya Iwan ketika sedang berdiskusi tentang kinerja KPK dengan teman-teman aktivis 98 di warung Bhineka.
Menurutnya, KPK jangan tebang pilih, Alex Noerdin harus diperiksa juga. Putusan MK itu jelas bukti hukum yang kuat dan dapat digunakan sebagai bukti awal untuk bertindak.
“Kalau Alex Noerdin tidak ditindak. Bubarkan saja KPK. Memang ini pilihan yang sulit, tetapi kalau mau serius menangani persoalan korupsi, semua yang terlibat korupsi harus ditindak” tegas Iwan dengan ekpresi yang serius.

Iwan Sumule (Aktivis 98) dan Haris Rusli (Aktivis Petisi 28) sedang berdiskusi masalah Kinerja KPK di Warung Bhineka milik Hendrik Sirait
Sebagaimana diketahui, fakta persidangan membuktikan bahwa memang benar ada aliran dana bantuan sosial yang diberikan oleh Gubernur ‘incumbent’ kepada masyarakat dan organisasi-organisasi sosial yang diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 96/KPTS/BPKAD/2013 tentang Penerima Hibah dan Bantuan Sosial Pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2013 bertanggal 21 Januari 2013 dengan jumlah anggaran sebesar Rp1,492 triliun.
sumber: sayangi.com
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
