Pegawai OKU Timur Dapat Tunjangan Beras Gratis Pertama di Indonesia

UNTUK mensejahterakan para petani di OKU Timur yang mayoritas adalah petani sawah, Pemerintah melakukan terobosan dengan membeli lebih dari 200 ton beras setiap bulan yang diperuntukkan bagi 10.813 pegawai dengan rincian 7.764 pegawai berstatus PNS dan 3.049 pegawai berstatus honorer dan TKS. Ratusan ton beras tersebut dibeli dan dibagikan kepada seluruh pegawai di OKU Timur pertamakali di Indonesia ini selain menguntungkan petani juga dapat mensejahterakan para pegawai.

Untuk mendistribusikan beras tersebut, pemerintah kabupaten OKU Timur bekerjasama dengan bulog Sub Divre III OKU dengan harga per kilogramnya Rp 6.500 hingga Rp 6.800. jumlah beras yang diterima pegawai juga berpariasi mulai dari 10 hingga 20 kilogram yang sudah di kemas dalam karung.

Bupati OKU Timur H. Herman Deru

Bupati OKU Timur H. Herman Deru

Dan ungkapan terimakasih dari pegawai dan petani. Selain itu, para pegawai juga mengaku senang dengan adanya program berupa pembagian beras secara cuma-cuma setiap bulannya itu. “Untuk membantu petani dalam penjualan beras, setiap bulan kita membeli beras mereka untuk dibagikan kepada para pegawai tanpa terkecuali. Selain itu, ini juga kita lakukan sebagai bentuk apresiasi kita kepada Herman Deru SH MM ketika di Konfi rmasi terkait program pembagian beras untuk pegawai itu.

Menurut Deru, pembelian beras petani tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mensejahterakan petani yang selama ini kerap harga jual beras cenderung turun akibat musim panen yang bersamaan. “Ini juga merupakan bentuk perhatian kita terhadap petani menjadi daerah penghasil beras nasional. Kita membeli hasil pertanian mereka dengan harga yang cukup tinggi. Ini merupakan salah satu penghargaan yang diberikan pemerintah,” terang Deru.

Bupati OKU Timur H. Herman Deru Sedang Meninjau Beras

Bupati OKU Timur H. Herman Deru Sedang Meninjau Beras

Herman Deru yang juga Ketua Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan Seluruh Indonesia (Fordappsi) ini meminta pihak panitia untuk mendistribusikan beras pegawai dengan tepat. dan sungkan untuk melapor. Demikian juga dengan kondisi beras. Jika tidak layak konsumsi saya minta segera laporkan kepada saya,” tegas deru seraya mengatakan, program tersebut akan terus dijalankan melalui kegiatan evaluasi secara berkala.

“Ini program pertama di Indonesia. Dan beras yang dibagikan semuanya murni dibeli dari hasil produksi petani OKU Timur,” katanya. ide dari Bupati OKU Timur yang telah memberikan bonus berupa beras setiap bulannya sebagai salah satu tunjangan pegawai.(adv)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
TransformasiNews.com @ 2016