JAKABARING – Laga pembuka timnas U-23 pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) III menghadapi Maroko di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, tadi malam, sukses dimenangi 1-0. Hasil ini cukup mengejutkan mengingat Maroko merupakan salah satu tim kuat di dunia. Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan (RD) mengaku sangat bangga dengan kinerja para pemain. “Kita baru berkumpul beberapa hari, tapi yang jelas para pemain punya semangat besar untuk lebih baik. Secara permainan memang belum terlalu menyatu, dan akan terus diperbaiki,” ucap mantan arsitek Sriwijaya FC ini.
Dalam pertandingan tersebut, Syamsir Alam dan kawan-kawan masih kesulitan mengembangkan permainan.
Sejak kick off babak pertama, praktis Indonesia memang lebih banyak dibawah tekanan Maroko. Terlihat jelas postur pemain Maroko lebih unggul, sehingga dalam perebutan bola atas selalu dimenangkannya.
Praktis nyaris tidak ada peluang yang benar-benar emas bagi timnas U-23 untuk mencetak gol. Sama halnya Maroko, meski menguasai permainan, bola lebih banyak berada di lapangan tengah. Hingga turun minum skor kacamata.
Memasuki babak kedua, permainan Indonesia jauh lebih agresif. Masuknya Fandi Eko Utomo dan Andik Vermansyah benar-benar meningkatkan daya gedor tim Garuda (julukan Indonesia).
Peluang emas Indonesia tercipta pada menit 57, sayang sundulan Fandi Eko masih bisa diantisipasi kiper Maroko. Dua menit berselang, Fandi membayarnya dengan sebuah gol. Menerima umpan silang Diego Michiels dari sisi kiri lapangan, striker Persela Lamongan ini menyambarnya dengan sundulan kepala yang deras menghujam jala Maroko.
Unggul satu gol, Indonesia mencoba mempermainkan tempo. Hal ini dimanfaatkan Maroko untuk terus menggempur pertahanan Indonesia. Kesigapan Kurnia Meiga yang berdiri dibawah mistar Indonesia patut diacungi jempol. Pasalnya hingga peluit akhir, gawang Indonesia masih perawan. Skor akhir, Indonesia menang 1-0 atas Maroko.
Hasil ini melambungkan Indonesia sebagai pemuncak klasemen sementara grup B. Pertandingan berikutnya, Indonesia akan menghadapi Palestina di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (24/09). Sementara Maroko akan melawan Palestina, Sabtu (21/09). (palembang-pos)
TransformasiNews Integritas, Dinamika dan Demokrasi
