DIDUGA MENJADI MAKELAR, PEJABAT PUNGSIONARIS PDIP TILEP DANA MILYARAN RUPIAH

Image result for gedung dpr ri

TRANSFORMASNEWS, PALEMBANG. Sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa oknum anggota DPR RI menjadi makelar Jabatan dan Makelar Proyek. Yang lebih memalukan lagi meminta imbalan ratusan juta rupiah bahkan milyaran rupiah untuk posisi jabatan eselon II dan jabatan petinggi Polri.

Yang menjadi korban penipuan makelar jabatan tersebut malu untuk melaporkan dugaan penipuan tersebut karena menyangkut kredibilitas mereka sehingga praktek percaloan ini selalu luput dari aspek hukum.

Namun tidak semua korban praktek percaloan menerima nasib dengan pasrah dan salah satu korban penipuan makelar jabatan menceritakan bagaimana sepak terjang mafia percaloan jabatan yang melibatkan pungsionaris PDIP yang juga di duga merupakan “Ipar dari Ketum PDIP”.

Aku ni lak keluar duit ratusan juta rupiah karena jabatan yang katanya bisa diusahakan di Kemen PUPR, ujar sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya.  Setiap kali betemu mamak itu selalu di sangui duit dua puluh lima sampai limo puluh juta, ujarnya kembali. Terakhir hari Jum”at bulan juli, aku lupo tanggalnyo ado pesan pelantikan di Kemen PUPR dan aku di minta siap siap, ujarnya. Ternyato sampai sekarang aku dak di lantik, ujarnya kembali.

Supaya lebih jelas aku ceritokan dari awal masalah jabatan yang katonyo pacak di janjikan oleh NK “iparnyo Ibu Mega dan jugo anggota DPR RI” itu, ujar sumber tersebut.  Kawan kito yang dekat NK menyatokan kito nemui NK karena dio pungsionaris PDIP dan punyo pengaruh di Kemen PUPR, berangkatlah kami ke Jakarta nemui beliau di salah satu lobi hoteldi Jakarta, ujarnya.

NK biso jadikan kito eselon II di Kemen PUPR namun tentunyo hal tersebut perlu lobi dan pendanaan, ujarnya kembali.  Kito siap memberi dana yang di inginkan dan tentunyo dengan imbalan jabatan yang di janjikan, ujarnya. Lebih dari setahun lobi yang dilakukan mamak itu dengan berbagai alasan dan sementaro duit ni ngalir terus untuk biaya lobi dan entah biayo apo lagi,ujarnya kemabali.

Ruponyo bukan kito bae yang di janjikan ni, ado jugo perwira Polisi dan pejabat di Daerah yang nak jabatan di Kemen PUPR dan Polri, ujarnya lagi. Setiap kali betemu beliau kito di minta kawan kito yang menjadi tangan kanan NK nyelipke duit paling kecik dua puluh lima juta sampai lima puluh juta rupiah, ujarnya.  Cubo berapo banyak yang nyalon jadi pejabat melalui NK, ha ha ha,ujarnya kembali.

Ado yang nyalon jadi apo ….. aku lupo diminta NK …. Beli mobil BMW sehargo lapan ratus juta,  ado jugo yang nyetor sampai milyaran rupiah, ujarnya kembali.

Aku dewek nyetor berapo kali ke beliau melalui H ajudannyo dan Mis kawan kito yang menjadi tangan kanan NK, ujarnya. Anak kito jugo nyetor sekali di bandara Palembang ratusan juta atas permintaan H dan Mis, ujarna.

Aku (Korban) lah sms  sangat kasar kasar ke NK ………………… Din balekelah duit aku gek kau saro ……. Tapi katek jawaban,  ujar korban kembali di akhir pembicaraan.

Ketika di Konfirm Wartawan Transformasinews ke NK melalui sms nomor HP 082122882XXX  dan  HP Nomor 0811196XXX  mengenai masalah jabatan yang di janjikan ke sumber berita,  di dapat jawaban ………….THdaj pernah menjanjikan dan Maaf kami baru balas krn hp ini heng,  serta jawaban sms tanpa isi.

Sangat mempermalukan dan merusak citra partai PDIP dan terlebih lagi kedekatan hubungan dengan Ketum PDIP.  Di kabarkan NK merupakan orang tua dari Ketua DPRD Sumsel. Hal ini akan merusak citra anaknya dalam kancah perpolitikan di sumatera selatan.

Laporan: Tim-Red

Editor:Amrizal Aroni

Sumber:Transformasi

Posted by:Amrizal Aroni